Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Terungkap, Begini Hasil Tes Urine Sopir Vanessa Angel saat Mengemudi

  • Bagikan
Tubagus Joddy dan Vanessa Angel. [Instagram/tubagusjoddy]
Tubagus Joddy dan Vanessa Angel. [Instagram/tubagusjoddy]

Paska peristiwa kecelakaan yang menimpa Vanessa Angel sekeluarga, Polisi telah melakukan pemeriksaan urine terhadap sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy. Hasilnya, polisi memastikan Joddy mengemudi tidak dalam pengaruh alkohol maupun narkoba.

JAKARTA, koranbanjar.net – Terhadap sopir telah dilakukan pemeriksaan urine dan hasilnya negatif dari narkoba, demikian kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Jumat (5/11/2021).

Dalam perkara ini, polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap Joddy untuk mendalami penyebab daripada kecelakaan. Alasannya yang bersangkutan masih menjalani pendampingan psikologis.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Latif Usman mengatakan, pemeriksaan terhadap Joddy akan dilakukan setelah kondisi psikologisnya stabil.

“Untuk sementara kita belum melakukan pemeriksaan, hanya pendampingan untuk masalah psikologis si sopir ini,” jelas Latif.

Menurut Latif, selain menggali keterangan dari Joddy penyidik juga akan melakukan penyelidikan dengan metode traffic accident analysis atau TAA.

“Nanti akan digambarkan secara tiga dimensi kendaraan dari mana, posisi di mana sampai di tempat kejadian perkara,” kata dia.

Vanessa dan suaminya Bibi Adriansyah tewas dalam kecelakaan maut di Tol Nganjuk arah Surabaya pada Kamis (4/11/2021) kemarin. Penyebab awal kecelakaan ini diduga lantaran sopir mengantuk.

Gatot ketika itu menuturkan, kendaraan Pajero Sport putih dengan nomor polisi B 1264 BJU yang dikemudikan Joddy awalnya melaju dari arah Jakarta.

“Semula kendaraan Pajero nopol B 1264 BJU berangkat dari Jakarta” tutur Gatot.

Setibanya di KM 673+300/ A ruas Tol Jomo (Jombang-Mojokerto) kendaraan menabrak pembatas tol. Joddy diduga mengantuk hingga menabrak beton pembatas jalan.

“Hasil analisis kejadian, pengemudi Pajero kurang konsentrasi atau mengantuk, sehingga mengakibatkan terjadinya laka lantas,” ungkapnya.(koranbanjar.net)

Sumber: Suara.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *