Tak Berkategori  

Ternyata di Banjarbaru ada Sekumpulan Ibu-ibu yang Suka Berdandan Ala Wanita India

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Saking fanatiknya dengan film Bollywood, di Banjarbaru ternyata ada sekumpulan ibu-ibu yang suka berdandan ala wanita India.

Tidak hanya sekedar berkumpul sesamanya dengan berdandan ala wanita India, para wanita yang semuanya berdomisili di wilayah Banjarbaru ini bahkan mempunyai komunitas yang bernama Mom Cantik Bollywood.

Layaknya seperti wanita di India pada lazimnya, ibu-ibu dari Komunitas Mom Cantik Bollywood  ini bergaya menirukan khas wanita India yang mereka lihat dari film-film Bollywood.

Salah satu anggota Komunitas Mom Cantik Bollywood yang ditemui koranbanjar.net, Jumat (11/5) kemarin, Yanti mengatakan, semua anggota Komunitas Mom Cantik Bollywood ini memang sangat menyukai film Bollywood.

Atas atas dasar kesamaan menyukai film Bollywood itulah mereka membentuk Komunitas Mom Cantik Bollywood dengan berpakaian ala wanita India yang sering mereka tonton pada film-flm Bollywood.

“Rata-rata kita emang sangat suka film Bollywood, dan kalau ngumpul begini kami selalu berpakaian ala-ala india,” ujarnya.

Menurut Yanti, berdandan ala wanita India itu sangat menarik. “Meski terlihat glamor, namun tetap terlihat sederhana dan cantik,” ujar wanita yang juga mengaku mengoleksi beberapa baju India ini.

Dikisahkan Yanti, alasan mereka suka berdandan ala wanita India dikarenakan karena memang menyukai gayanya, serta terkesan unik. “Kita suka berdandan ala india ini ya karena memang suka, kemudian terkesan unik,” ungkapnya.

Ketika berkumpul, semua ibu-ibu dari Komunitas Mom Cantik Bollywood ini berdandan ala wanita India.

Telah berdiri selama 1 tahun, kini Komunitas Mom Cantik Bollywood ini mempunyai anggota berjumlah 24 orang. “Ini udah satu tahun kita ngumpul kayak gini. Biasanya ngumpulnya satu bulan sekali aja, karena anggotanya punya kesibukan masing-masing juga,” katanya.

Sementara untuk tempat berkumpul, Yanti menceritakan, selalu berpindah-pindah tempat tergantung kesepakatan anggota komunitas.

“Tergantung kesepakatan saja, dimana maunya, dan setiap bulannya selalu beda tempat,” tutupnya. (sai/dny)