Tak Berkategori  

Tenggelam Dua Hari di Sungai Tapin, Akhirnya Kakek Veteran Ini Ditemukan

Setelah tenggelam sekitar 2 hari, kakek seorang veteran berisial UT (92), warga Perintis Raya RT 02, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin berhasil ditemukan oleh tim gabungan, sekitar 1 kilometer dari lokasi awal, Senin (19/4/2021) pagi.

TAPIN, koranbanjar.net – Senin, (19/4/2021) sekitar pukul 09.35 WITA, jasad korban ditemukan Basarnas Tabalong, Team Rescue Tapin (TRT), TNI-Polri, serta relawan gabungan bersama masyarakat setempat dan relawan dari luar Kabupaten Tapin.

Ketua TRT, Yosi Rahman menyampaikan, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia pada hari kedua pencarian korban.

“Alhamdulillah korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dan langsung dibawa ke rumah duka,” ucapnya.

BACA JUGA ; Akhirnya Jasad Bocah Perempuan Tenggelam di Sungai Tapin Berhasil Ditemukan

Mewakili rescue Tapin, pihaknya mengucapkan terima kasih atas partisipasi para relawan yang sudah datang dari luar wilayah Tapin, di antaranya dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, dan Banjar.

“Semoga amal serta lelah kita semua menjadi ladang pahala,” ujar Yosi Rahman.

Koordinator Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Badan SAR Nasional (Basarnas) Tabalong, Maulana Abdillah menjelaskan, dalam Operasi SAR hari kedua penyisiran dari TKM ke hilir sungai dengan jarak sekitar 1 km berhasil membuahkan hasil.

“Tim SAR gabungan menemukan korban di Sungai Tapin Kecamatan Tapin Utara dengan jarak dari titik awal ke lokasi korban ditemukan kurang lebih 1 kilometer,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, UT (92 tahun) terjatuh ke sungai saat ingin membuang sampah dan memberi makan kucing di belakang rumahnya sekitar pukul 08.00 WITA pada Minggu 18 April 2021 kemarin.

BACA JUGA ; Satu Persatu Korban Perahu Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan Sudah Meninggal

Setelah memeriksa dan mencari informasi pasti, tim gabungan pada pukul 14.30 WITA mulai melakukan penyisiran di Sungai Tapin.

Karena air sungai keruh dan arus deras dengan material ranting-ranting, tim gabungan sempat kesulitan melakukan proses pencarian korban tenggelam pada hari pertama.(syn/sir)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *