BNN

Tarif Pemakaman di TPU Guntung Lua Terlalu Tinggi, Ini Penjelasan Kabid Pemakaman

  • Bagikan
pala bidang Pertamanan, PJU dan Pemakaman Sartono, saat dikonfirmasi, Kamis (23/9/2021). (Foto: ari/koranbanjar.net)

Terlalu tingginya tarif pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Guntung Lua Banjarbaru disoal masyarakat. Informasinya, tarif yang diminta mencapai Rp1,8 juta. Namun, pihak berwenang memiliki jawaban tersendiri, atas tarif tersebut.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Kepala Bidang Pertamanan, PJU dan Pemakaman Sartono, saat dikonfirmasi menerangkan, TPU Guntung Lua belum jelas status tanahnya.

“Ditelusuri awal tahun 2020 tadi, tanah itu hibah dari Kementerian Pertanian ke Pemko Banjarbaru. Lalu, kedepan akan diperbaiki sistemnya serta berapa biaya dan harus transparan yang berdasarkan Perda,” terangnya, Kamis (23/9/2021).

Untuk mengatur itu, diperlukanlah Perda. Dan, Perda mengenai Retribusi Pelayanan Pemakaman sudah diketok oleh DPRD kota Banjarbaru.

“Perda sudah disetujui DPRD, lalu menunggu evaluasi dari Kementerian Keuangan. Dalam isinya, untuk tarif sebesar satu juta lima puluh ribu rupiah, tapi itu masih dievaluasi lagi,” katanya.

Lanjutnya lagi, untuk tarif itu, digunakan untuk membeli batu nisan serta rumput dipemakaman.

“Untuk tanah kita gratiskan. Tapi nanti akan kita jabarkan lagi lebih lengkapnya,” tambahnya.

Kemudian, bagi masyarakat yang kurang mampu bisa mendapatkan subsidi gratis untuk melakukan pemakaman.

“Ada subsidi masyarakat tidak mampu atau keluarga harapan, itu gratis. Asalkan ada keterangan surat tidak mampu dari kelurahan,” ujarnya.

Dipastikan, ungkapnya, dengan adanya Perda Retribusi Pemakaman itu, pemerintah tidak menggali PAD dari retribusi tersebut.

“Tidak ada menggali PAD, kita melayani masyarakat sampai akhir,” ungkapnya. (maf/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + 5 =