Tak Berkategori  

Tangkal Radikalisme, BNPT Rajin Sosialisasi

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi, Mayjen TNI Hendri P. Lubis mengungkapkan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam satu minggu 5 kali melakukan kegiatan di 5 provinsi untuk menangkal radikalisme.

Hal itu diungkapkannya setelah membuka acara Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa tentang literasi informasi melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan selatan dengan tema “Saring sebelum Sharing” di Hotel Rattan Inn, Kamis (24/10/2019).

“Sudah menjadi masalah nasional mengenai radikalisme. BNPT sebagai lembaga negara ujung tombak menangkal radikalisme, oleh sebab itu kita dari BNPT setiap minggu melakukan 5 kegiatan di 5 Provinsi,” katanya kepada koranbanjar.net.

Ia melanjutkan, 5 kegiatan itu meliputi bidang agama, sosial dan budaya, bidang pemuda dan pendidikan, bidang perempuan dan anak, bidang media masa, hukum dan humas, terakhir bidang pengkajin dan penelitian.

“Ini kita lakukan mukai dari Februari sampai akhir November, di bulan Desember kita melakukan program berikutnya tujuan semua ini untuk mencegah radikalisme,” ungkapnya.

Lubis menyebut ada 3 hal pokok yang selalu dikatakan Presiden Jokowi, yang bisa mengancam negara, yaitu korupsi, narkoba dan intoleransi.

“Intoleransi ini masih ringan tapi kalau dibiarkan akan meningkat jadi radikalisme, dan radikal kalau meningkat menjadi terorisme, kalau sudah menjadi terorisme ini sangat mengerikan kira-kira itulah tujuan kami melakukan kegiatan ini,” jelasnya.

Pentingnya bersinergi dengan aparat desa, lurah, dan lain-lain karena mereka ujung tombak yang berada di lapangan pertama kali mengetahui kedatangan orang-orang asing.

“Sekarang kebetulan berada di Banjarmasin, minggu depan akan ke provinsi lain ini terus akan kita lakukan dalam rangka cegah radikalisme,” pungkasnya. (mj-28/dra).