oleh

Tahura Sultan Adam Diserbu Peserta Diklat PIM III

KARANGINTAN,KORANBANJAR.NET – Tahura Sultan Adam Mandiangin Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Senin (10/9/2019) tadi kembali mendapat kunjungan dari rombongan peserta Diklat PIM III Angkatan ke XIV Tahun 2019. Kawasan ekowisata ini memang menjadi langganan kunjungan peserta Diklat PIM sejak dari Angkatan XII. Kedatangan rombongan langsung disambut hangat oleh Kepala Tahura Sultan Adam, Rahmad Riansyah didampingi Kepala Seksi Pemanfaatan beserta staf Tahura.

Rahmad Riansyah dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Tahura Sultan Adam dengan luasan 112.000 hektare. Meliputi tiga kabupaten, Banjar, Tanah Laut, dan sebagian kecil Tanah Bumbu. Di kawasan ini juga ada beberapa spot ekowisata. “Diantaranya habituasi satwa, budidaya kalulut, Plaza Tahura, puncak Tengger, rumah pesanggrahan dan puncak Bukit Besar,” jelas Rahmad.

Selain itu, ada juga obyek wisata menarik dengan pesona alam yang eksotik lainnya seperti Mandin Putri, Mandin Tirai Hujan dan Mandin Putri Kembar. “Ini baru yang ada di Mandiangin. Tahura masih banyak memiliki banyak spot spot wisata lain. Seperti Pulau Rusa, Pulau Bekantan dan Desa Wisata Belangian,” terangnya.

Desa Belangian, lanjut dia, memilik hutan tropis yang di dalamnya banyak pohon pohon besar dan tidak jauh dari perkampungan. Dengan dana APBD 2019, Pemprov Kalsel saat ini sedang membangun sarana dan prasarana wisata. Seperti jalan, tracking menuju air terjun Lembah Kahung dan fasilitas lainnya.

Selanjutnya Rahmad mengajak rombongan mendatangi langsung spot wisata yang ada di Tahura. Yaitu ke Puncak Tengger, habituasi satwa dan budidaya kelulut. Salah seorang peserta sesampainya di puncak langsung berfoto dan mengabadikan kegiatan. “Foto hari ini langsung saya upload di media sosial, karena pemandangannya sangat menakjubkan, “ katanya.

Di lokasi kandang rusa, para peserta dipersilakah oleh petugas untuk memberi makan rusa, dan dilanjutkan ke budidaya kelulut yang berada di samping kandang rusa. H Maulana, peserta Diklat PIM III berasal dari Kota Banjarbaru mengaku sangat sangat menikmati madu kelulut dengan menghisap langsung pada sarangnya. “Asyik sekali dan enak,” ujarnya.(dishutkalsel)

Komentar

Berita Terkini