Surprise, Umbi Porang Asal Balangan Tembus Pasar Internasional

  • Bagikan

Tentu ini merupakan kabar yang menggembirakan, tanaman umbi Porang asal Balangan tembus pasar internasional, diantaranya ke Jepang dan negara-negara tetangga lainnya.

BALANGAN,koranbanjar.net – Tembusnya pasar internasional ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Balangan Rahmadi.

Ia mengatakan, potensi tanaman porang yang ada di Kabupaten Balangan sangat besar bahkan menguntungkan bagi para petani.

Balangan adalah salah satu Kabupaten penghasil tanaman Porang terbesar di Kalimantan Selatan.

“Ini menarik perhatian perusahaan-perusahaan besar seperti PT Buana Alam Lestari dari Jepang untuk membeli langsung hasil pengolahan Porang dari petani Porang di Balangan,” kata Rahmadi.

Ditemui pada kegiatan Sosialisasi Pasca panen dan Agribisnis Komoditas Porang di Aula Dinas Pertanian, Selasa (23/2/2021), Rahmadi mengatakan, tanaman Porang selain dijadikan chips dan tepung, juga bisa digunakan sebagai bahan pengental dalam industri pangan.

campuran dari bahan baku kertas, pengikat dalam pembuatan tablet, bahan kosmetik dan masih banyak manfaat lainnya.

Untuk pengiriman perdana ini, Balangan mengirim sebanyak 100 ton chips kering Porang ke Jepang. Dengan opsi perpanjangan kontrak jika hasil yang dikirimkan dengan kualitas bagus.

“Selain ke Jepang, hasil olahan Porang akan diekspor ke Taiwan, Korea dan beberapa negara di Eropa,” bebernya.

PT. Buana Alam Lestari, Hendry selaku Manager Operasional menambahkan, bahwa hasil olahan Porang petani di Balangan yang akan dikirimkan ke Jepang adalah dalam bentuk chips kering dengan pengeringan menggunakan sinar matahari.

“Karena metode itu adalah metode sederhana yang bisa dilakukan petani, karena jika pengeringan menggunakan oven itu sudah masuk skala industri memerlukan modal banyak,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, untuk kualitas Porang dengan pengeringan cahaya matahari harus menggunakan Porang jenis dorman.

Karena kadar glokomanya lebih baik, dengan penjemuran menggunakan matahari dari pagi sampai sore dengan penjemuran selama empat hari dan selanjutnya dilakukan pengemasan yang rapi.

Selanjutnya, Dinas Pertanian melalui Bidang Tanaman Pangan ke depannya akan melakukan pembinaan mulai dari budidaya tanaman Porang, pelatihan pasca panen.

Serta akan bekerjasama balai karantina Provinsi Kalimantan Selatan agar bisa sama-sama membina petani Porang. Sehingga Porang bisa diekspor ke luar negri.

Sementara itu Ketua Aspeporin (Asosiasi Asuhan Pemberdayaan Petani Porang Indonesia) wilayah Kalsel, Jhoni Sulistianto menilai potensi tanaman Porang yang ada di Kabupaten Balangan sangat bagus bahkan penyumbang umbi tanaman Porang terbesar setiap pekan.

“Potensi porang di Kabupaten Balangan sangat luar biasa, dan bahkan luas pertanaman mencapai 120 hektare, dengan harga beli yang bagus di petani yaitu Rp8.000 per kilogram,” tuturnya.

Diketahui, Kabupaten Balangan menyumbangkan pengiriman umbi Porang sebanyak 10 ton setiap pekan atau 50% dari total pengiriman Kalsel, yang totalnya sebanyak 20 ton untuk dikirim ke luar Kalimantan.

Tanaman Porang atau Amorphophallus Muelleri merupakan jenis tanaman penghasil karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan.

Tanaman Porang sendiri sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan diekspor sebagai bahan baku industri. (kominfobalangan/dya)

NEWS STORY
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *