Sungai Tabalong Meluap, Jalan Penghubung Tabalong-HSU di Kecamatan Kelua Terendam Banjir

Jalan penghubung Kabupaten Tabalong-HSU di Kecamatan Kelua terendam banjir akibat luapan Sungai Tabalong. (foto: camat kelua)

Ruas jalan di Kecamatan Kelua yang menghubungkan Kabupaten Tabalong dengan Hulu Sungai Utara, terendam banjir akibat luapan Sungai Tabalong.

TABALONG, koranbanjar.net – Camat Kelua, Suwandi mengatakan, air sudah merendam jalan provinsi itu sejak, Selasa (14/03/2023) dini hari.

“Saat ini di wilayah tersebut sejumlah jalan protokol mulai terendam luapan sungai Tabalong sekitar 15 sentimeter,” ucapnya.

Selain merendam jalan provinsi, luapan sungai Tabalong juga menggenangi jalan penguhubung antar desa/kelurahan, seperti di wilayah Kelurahan Pulau, Desa Sei Buluh, Desa Paliat dan Desa Telaga Itar.

Tak hanya itu, Suwandi juga mengungkapkan sebagian rumah warga di Kecamatan Kelua sudah ada yang telah terdampak banjir.

“Ada beberapa rumah warga yang terdampak sekitar 5 sentimeter, kita akan memonitoring dan melaporkan khusus,” terangnya.

Menurut Suwandi, apabila debit air terus meningkat, tidak menutup kemungkinan akan semakin berdampak ke permukiman warga.

“Keadaan cuaca di Kelua ini masih diguyur hujan, untuk luapan air masih meningkat,” bebernya.

Suwandi juga menyampaikan saat ini pihaknya bersama unsur terkait terus melakukan monitoring dan bersiaga.

“Mudah-mudahan debit air tidak bertambah, kami juga selalu berkordinasi dengan wilayah utara juga untuk informasi terkait debit air ini,” ucapnya.

Sementara terkait dapur umum, Suwandi mengatakan belum ada didirikan, namun pihaknya sudah mengkoordinasikan hal tersebut dengan Dinsos dan BPBD Tabalong.

“Sudah kami sampaikan ke Dinsos maupun BPBD apabila diperlukan dapur umum, kami tetap minta siaga memantau perkembangan di wilayah Selatan,” katanya.

Suwandi turut menghimbau agar masyarakat tetap waspada terkait cuaca ekstrim dan banjir seperti ini.

“Tetap waspada dan amankan barang-barang berharga, kami bersama Forkopimca serta UPBS tetap siaga,” pungkas Suwandi.

(anb/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *