Tak Berkategori  

Suasana Duka dan Histeris Menyelimuti Tewasnya Mahasiswi FKIP ULM

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Rahmah Hidayah (19), warga Paringin, Kabupaten Balangan, yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan A Yani Km 19, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Lianganggang, Banjarbaru, Jumat (7/9) siang tadi, dikenal oleh teman-temannya adalah seorang yang sangat baik, sopan, serta ramah dalam bergaul.

Saat jenazah Rahmah tiba di kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, suasana duka pun nampak terlihat dari sejumlah teman-temannya yang berdatangan, bahkan ada beberapa temannya yang terlihat histeris. Sejumlah teman-temannya yang berdatangan tidak hanya dari teman perempuannya saja, tetapi juga dari teman-teman prianya.

“Rahmah adalah teman 1 kost saya di Jalan Awang Bahagia, Kayutangi 2, Kecamatan Banjarmasin Utara,” ucap salah satu temannya, Silvia, kepada koranbanjar.net.

Begitu juga keadaan yang terlihat di rumah duka, Desa Paringin Timur RT 01, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, isak tangis keluarga pun mengiringi kabar tewasnya Rahmah Hidayah.

Suasana rumah duka.

Bahkan, adik Rahmah, Ahmad Saufi, yang saat ini masih duduk di kelas 11 SMAN 2 Paringin, langsung bergegas pulang ke rumah ketika mendengar kabar bahwa kakaknya tewas akibat kecelakaan. Setibanya di rumah, ia langsung memberitahu kepada orang tuanya tentang kabar tewasnya Rahmah. Sesaat kemudian, tangisan keluarga pun menjadi pecah di rumah duka tersebut.

“Kakak saya itu orangnya terbilang menjengkelkan, dia sering  membuat saya marah. Namun, setelah dia pergi meninggalkan kami untuk selamanya, saya merasa sangat terpukul karena kehilangan sosok kakak yang biasa membuat suasana rumah jadi ramai,” kata Saufi saat dihubungi koranbanjar.net.

Kecelakaan yang menewaskan Rahmah ini terjadi pada sekitar pukul 10.30 Wita. Kecelakaan tersebut melibatkan antara dirinya yang tengah mengendarai sepeda motor dengan sebuah mobil truk box roda 6.

Setelah kecelakaan maut tersebut, Rahmah Hidayah sempat dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin, namun nahas, Rahmah tewas dalam perjalanan. (dky/ahm/dny)