SKPD Diperkenalkan Aplikasi Kepegawaian Lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru

oleh -216 views
SIMBOLIS - Sekdako Banjarbaru (kanan) menyerahkan alat Finger Print kepada Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan.

BANJARBARU,KORANBANJAR.NET – Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah menghadiri Pembukaan Bimbingan Teknis Pengenalan Aplikasi Kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru Tahun 2019 bertempat di Aula Linggangan Intan Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Rabu (30/1/2019).

Tampak hadir pula Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Banjarbaru Dra. Sri Lailana serta para tamu undangan lainnya.

Panitia penyelenggara menyampaikan mengenai maksud dan tujuan dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis Pengenalan Aplikasi Kepegawaian di lingkungan Pemerintahan Kota Banjarbaru Tahun 2019, untuk memberikan pembinaan serta pelatihan pengenalan aplikasi kepegawaian bagi pemangku jabatan pengelola kepegawaian pada setiap SKPD, yang bertujuan agar peserta dapat memahami unsur-unsur dalam administrasi kepegawaian, sehingga dapat memenuhi kompetensi jabatan telah ditentukan dan menyamakan persepsi penggunaan mesin Finger Print sebagai alat pencatat kehadiran, agar menjadi penyamaan persepsi terkait pemberian tambahan penghasilan.

Kegiatan Bimbingan Teknis Pengenalan Aplikasi Kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru Tahun 2019 dilaksanakan selama 2 hari, yaitu tanggal 30 sampai dengan 31 Januari 2019 bertempat di Aula Linggangan Intan Gedung DPRD Kota Banjarbaru , dengan jumlah peserta Bimbingan Teknis sebanyak 50 (lima puluh) orang berasal dari pejabat pengelola kepegawaian lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah dalam sambutannya, mengimbau untuk lebih memfokuskan pada masalah manajemen Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru khususnya para ASN maupun honorer agar lebih memperhatikan masalah kedisiplinan dan masalah absensi supaya lebih optimal.

Penerapan sistem Finger Print seharusnya mempermudah dan menghemat waktu agar bisa dimaksimalkan kegunaannya.

‘Masalah absensi diharapkan para pegawai khususnya di lingkup Kota Banjarbaru bisa lebih disiplin dalam waktu jam masuk dan jam pulang,” ucapnya.

Beliau juga menghimbau para pegawai di Kota Banjarbaru agar tidak terjebak dalam gaya hidup terlalu berlebihan, pandai memilah mana kebutuhan dan tidak.

“Bukan hanya di lihat dari merk yang mahal tapi lebih mementingkan kegunaan lebih jauh bermanfaat,” sebutnya.

Pada Kesempatan itu beliau juga menyerahkan secara simbolis alat Finger Print kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Siti Hamdah SP MT dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarbaru.(maf/humaspemkobjb).

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan