oleh

Siswa SMKPP Negeri Antusias Ujian Berbasis Online

BANJARBARU,KORANBANJAR.NET – SMKPP Negeri Banjarbaru menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) Genap tahun pelajaran 2018/2019 yang diikuti 245 siswa kelas X dan XI tanpa menggunakan kertas atau biasa disebut berbasis online, atau nama lainnya Computer Base Test (CBT).

Ujian menggunakan berbasis online, maka dalam ujian ini siswa hanya menggunakan handphone (Android) ataupun komputer (laptop, PC), sehingga siswa tidak mengerjakan soal jawaban dengan menggunakan kertas.

Seperti yang dijelaskan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKPP N Banjarbaru, Airin Nurmarita mengatakan. “Ujian semester akhir ini adalah ujian akhir berbasis online yang dimana disini siswa ujian bisa menggunakan Hp android atau bisa menggunakan laptop dan PC,” katanya.

UAS berbasis online ini siswa akan melihat soal, baik pilihan ganda ataupun esai hanya melalui handphone ataupun komputer, dan kemudian siswa juga menjawab soal menggunakan handphone ataupun komputer itu.
Berjalannya ujian berbasis online ini memberikan banyak keuntungan, seperti yang disampaikan Wakasek Kurikulum SMKPP N Banjarbaru.

“Kenapa kita mencoba melaksanakan UAS berbasis online, pertama karena penghematan penggunaan kertas karena ini sangat berpengaruh sekali, kedua untuk penilaian hasil akhir ujian dapat langsung dilihat pada akhir sesi ujian,” ungkapnya.

Salah satu siswa yang melaksanakan UAS berbasis online, Yehsa Andantya Ananta dari kelas X Hortikultura mengatakan, ujian tersebut berlangsung selama 8 hari dengan 17 mata pelajaran yang diujikan.

“Kami melaksanakan ujian kenaikan kelas semester genap tahun ajaran 2018/2019 ini selama 8 hari dengan 17 mata pelajaran yang diujikan dan dalam ujian ini saya menggunakan ujian Computer Base Test atau ujian berbasis online,” katanya.

Selain itu siswa lainnya, Siti Norlaila dari kelas XI Perkebunan mengungkapkan, sangat senang diadakannya ujian berbasis online tersebut.

”Saya sangat senang di adakannya ujian berbasis online, sebab ujian online juga tidak susah-susah memakai alat tulis seperti pulpen, kertas, karena kita tinggal login menggunakan tanda peserta ujian dan kita tinggal mengikuti ujian online,” ujar Siti Norlaila.

Ujian yang dilaksanakan selama 8 hari dimulai tanggal 12 Juni sd 21 Juni 2019 ini siswa harus menyiapkan charger sesuai dengan alat ujian (Hp, laptop) yang akan mereka pakai nantinya, sebab pihak sekolah hanya memberikan colokan kabel listrik untuk mengecas saja, serta tentunya jaringan internet untuk ujian.

Hasil akhir dari ujian berbasis online akan mempermudah kerja seorang guru sesegera mungkin mendapatkan hasil nilai dari soal dikerjakan oleh siswa. Maka, harapannya distribusi dan hasil nilai yang di dapat siswa cepat diketahui. (wd/maf)

Komentar

Berita Terkini