Siapkan Regenerasi Petani di Indonesia, SMKPP Kementan Umumkan Kelulusan Siswa XII

SMK-PPN Banjarbaru mencetak calon penerus generasi muda bidang pertanian, Senin (6/5/2024). (Sumber Foto: Tim Ekspos SMK PP Negeri Banjarbaru/koranbanjar.net)

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian Pertanian (BPPSDMP) gencar memfasilitasi dan menarik minat para pemuda untuk terjun berusaha di bidang pertanian, salah satunya melalui pendidikan vokasi pertanian.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Selain itu Kementan pun tak hentinya meningkatkan kualitas serta kuantitas lulusannya.

Penguatan penguasaan teknologi informasi dan kompetensi angkatan kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau pendidikan menengah vokasi terus dilakukan.

Langkah tersebut sebagai upaya untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas untuk menjawab kebutuhan industri saat ini sekaligus beradaptasi seiring perubahan yang terjadi.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan bahwa pertanian merupakan salah satu sektor yang akan selalu menjadi andalan bagi perekonomian Indonesia.

“Di dalam sektor pertanian perlu diisi oleh SDM yang berkualitas. Lulusan SDM inilah yang telah dididik untuk menjadi petani milenial melalui pendidikan vokasi selama tiga tahun, salah satunya SMK-PP,” papar Amran.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menekankan untuk menjadi negara maju, hal utama yang perlu digenjot adalah Sumber Daya Manusia (SDM) nya.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantapan pendidikan vokasi pertanian dalam mencetak lulusan yang berkualitas baik sebagai job seeker, job creator maupun pengusaha pertanian milenial.

“Sementara qualified job seeker adalah petani milenial yang terampil dan menguasai pekerjaannya yang bisa ditempatkan diseluruh sektor dunia usaha dan industri pertanian,” ujar Kepala BPPSDMP Kementan ini.

Kementan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) nya yaitu Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru kembali mencetak calon penerus generasi muda bidang pertanian dengan meluluskan 81 orang siswa kelas XII TP. 2022/2023.

Bertempat di Aula Kampus SMK-PPN Banjarbaru pada Senin sore (06/05/2024), pengumuman kelulusan ini dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah, Tenaga Pendidik dan tentunya dihadiri pula oleh siswa kelas XII SMK-PPN Banjarbaru.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK-PPN Banjarbaru, Airin Nurmarita dalam sambutannya mengatakan, ini adalah sebuah awalan bagi siswa siswi untuk terjun ke dunia masyarakat, dan terjun ke dunia kerja.

“Ini bukanlah akhir tapi ini adalah awal kalian masuk terjun ke dunia masyarakat. Jadi ini gerbang awal kalian untuk melangkah menggapai cita-cita kalian. Tetap semangat dan raih cita-cita kalian, dan harus terus belajar dimanapun kalian,” ungkap Airin.

Secara terpisah Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso berpesan kepada siswa siswi agar senantiasa menjaga nama baik sekolah di masyarakat dan tetap harus belajar.

Karena faktanya di lapangan sangat berbeda dengan di sekolah, dan terus memajukan pertanian di Indonesia.

Di momen pengumuman ini, SMK-PP N Banjarbaru meluluskan 81 orang siswa yang terdiri dari 3 Kompetensi Keahlian yang ada di SMK-PP N Banjarbaru.

Di antaranya 27 siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), 35 siswa Agribisnis Tanaman Pangan & Hortikultura (ATPH), dan 19 siswa Agribisnis Pengolahan Hasil (APHP).

Di antara 81 siswa diatas diantaranya ada yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi (Polbangtan dan Universitas), bekerja di perusahaan bidang pertanian, atau menjadi wirausaha di wilayah masing-masing.

Sebab, mereka sebelumnya tergabung dalam program Pembinaan Wirausahawa Muda pertanian (PWMP) untuk mengembangkan usaha mereka di bidang pertanian. (Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *