oleh

Serangan Corona, Beragam Kontroversi Terjadi, Mulai Dari Isu Penutupan Pasar Hingga Ditiadakannya Shalat Jumat

Beragam kontroversi terjadi di beberapa kalangan dikarenakan mewabahnya corona (covid-19) di Indonesia, mulai dari isu ditutupnya pasar tradisional hingga ditiadakannya Shalat Jumat.

BANJARBARU, koranbanjar.net – Tidak hanya di Jakarta, di Kota Idaman Banjarbaru pun hal itu juga terjadi.

Walaupun tidak ada penutupan pasar, namun ditiadakannya Shalat Jumat terjadi di Banjarbaru. Menariknya, tidak semua semua Masjid di Banjarbaru yang meniadakan Shalat Jumat.

Pasalnya, di Masjid Hidayatul Muhajjirin (belakang Kolam Renang Idaman Banjarbaru) masih melaksanakan Shalat Jumat pada hari ini, Jumat (3/4/2020).

Hal itu dibenarkan salah satu pengurus Masjid Hidayatul Muhajjirin namun dirinya tidak mau namanya dimediakan.

“Kami masih melaksanakan Shalat Jumat. Jika mencukupi (jamaahnya) mengikut Mazhab Syafi’i (40 jamaah) kami laksanakan Shalat Jumat. Namun jika tidak, kami laksanakan Shalat Djuhur saja,” bebernya.

Adapun menurut salah seorang Ustazd, jika Shalat Jumat ditiadakan karena banyaknya orang berkumpul, bagaimana dengan Shalat lain namun juga berjamaah, apa beda? Sedangkan Shalat berjamaah lainnya tetap dilaksanakan di setiap Masjid. (san/maf)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: