Baznas

Sempat Diusir dari Kontrakan, Perempuan Ini Meninggal di Lapak Jualan

  • Bagikan
Mayat Udiah saat dibawa ke rumah sakit setempat. (foto: Borneo24/koranbanjar.net)
Mayat Udiah saat dibawa ke rumah sakit setempat. (foto: Borneo24/koranbanjar.net)

Warga Komplek Pasar Besar di Jalan Lombok, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah  dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan, Udiah (38) pada, Sabtu (7/8/2021) pukul 08.00 WIB.

PALANGKARAYA, koranbanjar.net – Perempuan bernama Udriah (38) ini diketahui bekerja sebagai buruh pengupas bawang di Pasar Besar Jalan Lombok. Sebelumnya, korban pernah tinggal di Jalan Sulawesi, namun diusir oleh pemilik kontrakan karena tidak mampu bayar.

Usai diusir korban langsung berjalan ke arah pasar Lombok dan tinggal di bekas lapak jualan yang kosong selama beberapa bulan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.

BACA:  Prostitusi Online Masih Marak di Banjarbaru

Kapolsek Pahandut AKP Erwin Togar Haasian melalui Kanit Reskrim Ipda Erick W saat dikonfirmasi Borneo24.com, –jejaring koranbanjar.net, membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut.

“Ya benar, korban ini tidak memiliki tempat tinggal dan hanya seorang diri di komplek pasar Lombok,” kata Ipda Erick W.

Dijelaskan Erick, korban sempat diantar ke rumah sakit sebelumnya pada bulan Juli lalu dengan hasil diagnosa bahwa korban mengidap penyakit batu empedu dan kanker rahim.

BACA:  DPRD Kotabaru: Terima Kasih Sudah Tercipta Kamtibmas

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban juga sempat minta antar ke rumah sakit sama temannya sekitar pukul 18.30 WIB dengan keluhan sesak nafas dan akan diurus kartu BPJS-nya terlebih dulu untuk berobat nanti.

Korban ditemukan meninggal dunia pertama kali oleh temannya yang seperti biasa setiap pagi mengantarkan makanan dan minuman, saat itu korban sudah dalam keadaan terbujur kaku kemudian kejadian langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian Polsek Pahandut.

BACA:  Presiden RI Tiba Di Sekumpul Melalui Jalan Pendidikan

“Setelah mendapat laporan bahwa adanya penemuan mayat piket SPKT Polsek Pahandut langsung ke lokasi kejadian dan korban dievakuasi ke kamar RSUD Doris Sylvanus untuk dilakukan visum,” jelas Ipda Erick.(koranbanjar.net)

 

 

(Visited 231 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 231 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *