oleh

Selesai Diperbaiki, Hingga Kini Embung Tirawan Belum Optimal

KOTABARU, koranbanjar.net – Meski telah selesai diperbaiki Balai Wilayah Sungai (BWS) II Kalsel, hingga kini embung Tirawan di Desa Tirawan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, yang menjadi salah satu sumber ketersediaan air baku PDAM di Kotabaru, masih belum optimal.

Pasalnya, air baku yang sudah tersedia pada embung setelah perbaikan jangka pendeknya selesai akhir Juni lalu, hingga kini masih tak bisa ditutup total.

Hal itu diakui sendiri oleh Humas PDAM Kotabaru, Syarwani. “Air bakunya sudah dapat digunakan kembali sejak 10 hari yang lalu, hanya saja pintu airnya belum bisa menutup total dan kadang dibuka pada malam hari juga,” katanya kepada koranbanjar.net, Selasa (16/7/2019).

Syarwani beralasan pintu air memang tak dapat ditutup total sebelum pihaknya mengetahui kapasitas air pada embung Tirawan. Untuk dapat mengetahui kapasitas air yang ada pada embung, PDAM Kotabaru harus menunggu pemeriksaan dari pihak BWS II Kalsel.

Terkait pendistribusian air dari embung Tirawan kepada ribuan pelanggan PDAM warga Kotabaru, Syarwani mengatakan masih sama seperti sebelumnya, yakni didistribusikan secara bergiliran.

Baca Juga: Embung Tirawan di Kotabaru Jebol Akibat Hujan Deras

“Dua embung masih terus diupayakan meski belum maksimal dan distribusi air secara bergiliran masih dilakukan sama seperti sebelumnya, sebab masih menggunakan sistem perpompaan,” jelasnya.

Baca Juga: Jebolnya Embung Tirawan Berdampak Pada 4 Ribu Pelanggan Air, PDAM Lakukan Perbaikan Darurat

Hal itu, diterangkan Syarwani, lantaran sistem perpompaan air pada embung Tirawan memang tak bisa dioperasikan selama 24 jam. “Itu karena minimnya anggaran,” ungkpanya.

Kendati demikian, dia menambahkan, saat ini distribusi air baku dari embung Tirawan sudah bisa dikatakan sama seperti sebelum jebol. (cah/dny)

Komentar

Berita Terkini