oleh

Selamat Bu, Dilantik Menjadi Bupati, Mengikuti Jejak Suami

MARABAHAN – Setelah dilantik oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor atas nama Presiden RI, pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Barito Kuala periode 2017-2022, Hj Noormiliyani AS dan H Rahmadian Noor menerima serah terima jabatan (sertijab) dari Bupati sebelumnya, yang tidak lain suaminya sendiri, yakni H Hasanuddin Murad dan Wakil Bupati, H Ma’mun Kaderi, Senin (06/11).

Sertijab yang berlangsung di Gedung Serba Guna Marabahan dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Batola yang dipimpin Ketua DPRD H Hikmatullah, Wakil Ketua DPRD Anis Riduan dan Mudjiadi ini ditandai penandatanganan berita acara serah terima memori jabatan pasangan Bupati dan Wabup terdahulu kepada pasangan Bupati dan Wabup yang baru.

Masing-masing Bupati dan Wabup juga diberikan kesempatan menyampaikan pidato di hadapan para undangan acara yang berhadir yang terdiri dari para alim ulama, guru-guru agama, tokoh ulama, tokoh masyarakat, para anggota dewan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan SKPD, para pimpinan beserta pengurus berbagai organisasi, serta para keluarga pasangan Bupati dan Wakil Bupati,

Dalam pidato pertamanya, Bupati Batola periode 2017-2022, Hj Noormiliyani AS didampingi Wakil Bupati H Rahmadian Noor menyampaikan visi misinya yaitu “Terwujudnya Barito Kuala, Satu Kata Satu Rasa, Membangun Desa Menata Kota, Menuju Masyarakat Sejahtera” atau disingkat “Batola Setara”.

Isteri Bupati H Hasanuddin Murad ini menguraikan, Batola Setara merupakan tindak lanjut dari visi dan misi yang memiliki makna yang relatif sama dari visi dan misi oleh Bupati periode sebelumnya, yakni Batola Sama Rasa.

Bupati Noormiliyani mengutarakan, Batola Setara dalam tahapan pemberdayaan masyarakat lebih menekankan perlunya langkah proaktif bagi anggota masyarakat Batola untuk mampu mensejajarkan diri antara satu dan lainnya.

Sementara bagi Pemkab, ‘Setara’ lebih dikonotasikan sebagai keadilan perlakuan masyarakat baik sebagai pelaku pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat. Begitu pula perlakuan untuk setiap jengkal wilayah di Kabupaten Batola.

Lebih lanjut Noormiliyani menuturkan, Visi Batola Setara dilengkapi pula dengan 4 rumusan misi yang secara berurutan mencakup substansi pernyataan Membangun Kemandirian Desa dan Menata Kota berupa membangun perekonomian masyarakat, membangun sumberdaya manusia yang berkualitas, dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka dan melayani.

Sebelumnya, Bupati Batola periode 2007-2012 dan periode 2012-2017, H Hasanuddin Murad, mengatakan, serahterima jabatan ini merupakan akhir dari pengabdiannya sebagai Bupati Batola selama 10 tahun baik saat bersama Wakil Bupati H Sukardhi maupun bersama Wakil Bupati H Ma’mun Kaderi…..selengkapnya baca Surat Kabar Mingguan Koran Banjar edisi mendatang.(dny/adv)

Dari Rubrik Pilihan: