Sekolah Dan 10 Rumah Selamat Dari Kebakaran Lahan

oleh -94 views
Sekolah Dan 10 Rumah Selamat Dari Kebakaran Lahan
Tim Satgas Karhutla saat berupaya memadamkan kebakaran lahan di Guntung Damar, Selasa (24/9/2019) sore. (foto: Kodim Mtp)

LANDASAN ULIN, koranbanjar.net – Kebakaran lahan di Kampung Guntung Damar RT 12, Kelaurahan Guntung Payung, Landasan Ulin, Banjarbaru nyaris membakar 10 rumah warga dan satu bangunan sekolah. Syukurnya bisa dicegah Satgas Karhutla TN dan BPBD

Kebakaran semak belukar ini terjadi Selasa (24/9/2019) pukul 16.50 Wita sore. Kobaran api besar terjadi di belakang rumah Ratna Wati (45) dan sekitar rumah warga lainnya.Sekolah Dan 10 Rumah Selamat Dari Kebakaran Lahan

Ibu rumah tangga ini menjerit melihat kobaran api membubung tinggi. Dia panik, kalau api akan menjalar sampai ke rumah, apalagi saat itu suaminya tidak ada dirumah.

Menurut penuturannya, bermula ketika Ratna Wati menjemput suami bekerja di Landasan Ulin , karena permintaan sang suami bahwa nanti sore minta dijemput, ia sudah melihat di seputaran jalan ada asap tapi masih belum besar.

Kemudian saat pulang lewat jalan yang sama, yang dilalui merupakan semak belukar masuk jalan setapak, sebelum sampai di rumah suami istri ini melihat api membesar.

Ibu ini meminta tolong tetangganya. Beruntung saat Anggota Tim Subsatgas Karhutla gabungan Kodim Martapura lewat hendak Ke Kotis Pos lapangan tak jauh dari lokasi kebakaran Guntung Damar, dengan sikap menghubungi rekannya.

Satu unit mobil patroli lengkap dengan peralatan juga tangki PDAM dan mobil dump truk serta damkar dan BPBD tiba.

Tim Satgas langsung memasang mesin pompa air. Sedangkan Ratna bersama anak-anaknya berusaha menyelamatkan diri

Tim BPBD dan TNI dengan sigap terjun ke lokasi dan memadamkan api. Langkah awal pemadaman, tim mencegah perambatan api ke rumah warga. Jarak kobaran api hanya tersisa 20 meter saja.

Peltu Nuryanto dibantu lima rekannya tiba di lokasi tersebut mengatakan, jiak telat 15 menit saja rumah ibu Ratna dan lainnya pasti sudah terbakar, karena jarak dengan api hanya 20 meter saja.

“Tadi sudah dikelilingi asap dan api, beruntung kita dengan cepat datang. Selain semak belukar juga tumpukan kardus dan plastik serta barang mudah terbakar menjadikan api lambat dipadamkan,” ujar Nuryanto.

Kebakaran lahan semak belukar yang cukup luas menjadikan api tidak terkendali terlebih angin begitu kencang. Beruntung, selain Tim Karhutla dan damkar Loktabat serta BPBD juga Helikopter Bombing membatu menguyur air sehingga api tidak meluas. (dra)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan