oleh

Sebelum Tewas, Syamsul Berikan Beberapa Pakaian untuk Rekannya

BARABAI, KORANBANJAR.NET – Kematian Syamsul (30) yang Sabtu (22/09) pagi tadi ditemukan oleh temannya sendiri sedang tewas tergantung di lantai 2 rumahnya, menimbulkan tanda tanya besar.

Pasalnya Syamsul yang dikenal masyarakat tidak mempunyai musuh juga tak terlihat mempunyai masalah akhir-akhir ini tidak mengeluarkan tanda-tanda atau istilah orang banjar mambuang parangai.

Namun seminggu belakangan Syamsul pernah memberi sejumlah pakaian kepada temannya, saat ditanya “Kenapa memberi baju?” Syamsul menjawab “Aku mau pulang” sambil berlalu meninggalkan temannya.

Dari keterangan salah satu warga sekitar bernama Abdul, Syamsul ini bekerja sebagai pemotong hewan di Desa Banua Jingah bersama temannya Adi.

“Sehari-hari dia selalu ceria, kemarin malam saja sempat nongkrong bersama di depan bank dan saya beri rokok, itu juga tidak terlihat tanda-tanda dia mau meninggal,” ujarnya.

Ditambahkannya lagi, pada saat ditemukannya Syamsul dalam keadaan tewas gantung diri juga ditemukan secarik kertas berupa surat memohon maaf kepada keluarganya.

“Syamsul tinggal bersama Iam namun tidak satu lantai karena lantai rumahnya ada dua, di atas dan di bawah,” ungkap Abdul.(ami/ana)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: