Ruas Jalan Nasional Puncak Cianjur Sudah Bisa Dilintasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau penanganan gempa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022). (Sumber Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau penanganan gempa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022). (Sumber Foto: Dok. Kementerian PUPR)

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat hingga saat ini masih terus melakukan penanganan longsoran di ruas jalan nasional Puncak – Bts. Kota Cianjur akibat Gempa Bumi yang melanda Kabupaten Cianjur dengan Magnitudo 5.6 Skala Richter pada hari Senin (21/11/2022) lalu.

CIANJUR, koranbanjar.net Gempa yang terjadi mengakibatkan ruas jalan tersebut terputus dua lajur dan tidak bisa dilalui semua jenis kendaraan, baik dari arah Cianjur maupun Puncak.

Namun saat ini, ruas jalan itu sudah dapat dilalui semua jenis kendaraan dengan status situasional, artinya jika terjadi kondisi yang tidak memungkinkan akan dilakukan pembatasan hingga penutupan kembali.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi  lokasi penanganan gempa untuk kedua kalinya pada Kamis (24/11/2022).

Turut mendampingi Presiden di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto

Kepala BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat, Wilan Oktavian saat ditemui usai mendampingi rombongan Presiden, mengatakan, sesuai arahan Menteri PUPR, setelah berhasil membuka jalan nasional Puncak-Cianjur, selanjutnya ditugaskan untuk memeriksa semua jalan, baik itu jalan nasional, provinsi maupun kabupaten.

“Setelah selesai di jalan nasional, kami langsung bergerak pindah ke jalan kabupaten ruas Cugenang – Selahuni yang jaraknya hanya sekitar 1 km dari longsor jalan nasional kemarin. Di jalan kabupaten ini panjang longsorannya sekitar 150 meter di titik 1 dan 10 meter di titik 2. Tadi siang dikunjungi Bapak Presiden Jokowi. ” kata Wilan.

Dikatakan Wilan, pembersihan longsoran sudah dilakukan sejak Rabu sore (23/11/2022) dan selesai pada Kamis (24/11/2022) pukul 09.00 WIB. Total sebanyak empat alat berat excavator dikerahkan untuk pembersihan longsoran pada ruas jalan tersebut.

“Selain longsoran jalan ini, kita juga tangani longsoran di bagian lain. Sebagian harus melewati jembatan yang rusak akibat gempa, sehingga agak rawan untuk dilewati alat berat. Kami sedang mengevaluasi rencana perbaikan jembatan tersebut dan terus berkoordinasi dengan Pemkab Cianjur,” kata Wilan.

Di kunjungan pertamanya pada hari Selasa (22/11/2022) Presiden Jokowi menginstruksikan untuk bekerja sama dalam membantu penanganan pasca gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, mulai dari pembukaan akses yang terkena longsor hingga evakuasi dan penyelamatan korban-korban yang masih tertimbun longsor.

Sedangkan tujuan kunjungan Jokowi kali kedua pada Kamis (24/11/2022) untuk memastikan evakuasi korban yang masih tertimbun dan distribusi logistik pasca gempa di Kabupaten Cianjur agar berjalan dengan baik.

Presiden Jokowi mengatakan selain pembukaan jalan, saat ini juga masih berfokus untuk melakukan evakuasi di titik tersebut.

“Kondisinya curam, masih terjadi hujan dan masih ada gempa susulan, dan tanahnya labil, sehingga perlu kehati-hatian. Namun tadi Menteri PUPR sudah memerintahkan jajarannya yang sudah terbiasa menangani penggalian dan penimbunan, sehingga bisa dikerjakan,” kata Presiden Jokowi (24/11/2022). (koranbanjar.net)

Sumber: Suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *