Rizal Ramli; Bisa Jadi Ada yang Tarik Kesimpulan, Kalau Mau Covid-19 Selesai, Turunkan Jokowi

  • Bagikan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/7/2021). [Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/7/2021). [Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

Ekonom senior Rizal Ramli menyampaikan keraguannya bahwa Indonesia mampu menyelesaikan kasus Covid-19. Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi terkait hal itu.

JAKARTA, koranbanjar.net – Ekonom Rizal Ramli meragukan pemerintah sekarang dapat menyelesaikan kasus COVID-19 di tanah air.

“Nah pertanyaan saya pemerintah mampu nggak nyelesain kasus covid ini? Menurut saya, mohon maaf nggak mampu, keliatan kok,” kata Rizal dalam diskusi yang digelar PB HMI secara daring dikutit Suara.com, Senin (26/7/2021).

BACA:  Tak Hafal Nama Parpol Dianggap Radikal, MUI: Kacau Logikanya, Penyesat!

Pertama Rizal menyinggung soal adanya menteri Presiden Joko Widodo yang membuat kebijakan work from Bali atau kerja dari Bali. Menurutnya ini salah satu contoh penanganan Covid abal-abal.

“Krisis manajemen itu ‘kan kawan-kawan tahu semua harus ada strategi bagaimana atasi krisis harus ada target-target dan harus ada jadwal setiap target. Ini nggak pernah ada tuh ceritanya,” tuturnya.

Kedua faktor yang disinggung Rizal yakni soal angka kasus covid. Ia menilai kasus covid tak pernah selesai bila jumlah tracing misalnya diturunkan.

BACA:  DPRD Kotabaru Lakukan Uji Publik Terhadap Tiga Raperda  

“Ya jumlah tracing dikurangin jadi kasus baru seolah-seolah berkurang. Tapi kok tingkat kematian naik gitu loh. Harusnya kan logikanya kalau memang yang kena kasus kurang tingkat kematian berkurang dong. Ini kagak, jumlah testing berkurang akibatnya kasus baru yang dilaporkan menurun tapi kok yang dilaporkan tingkat kematian naik,” ungkapnya.

Salah satu mantan menteri di era Jokowi periode pertama ini mengaku sedih pemerintah tidak pernah mengatakan hal yang sebenarnya.

BACA:  Wali Kota Banjarbaru Bikin Kesepakatan Kerjasama Tim Penggerak PKK

Jika terus begini dirinya khawatir nantinya ada masyarakat tarik kesimpulan yang minta Jokowi turun dari jabatannya.

“Tapi kalau doyannya itu pasti angka di spin ini diputar ini covid nggak akan selesai, sehingga bisa jadi ada yang tarik kesimpulan kalau ada yang mau covid selesai mah gampang turunin saja Jokowi gitu loh gitu aja repot,” tandasnya.(koranbanjar.net)

(Visited 1 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 1 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *