Rehabilitasi Pecandu Narkoba di RSU Al Mansyur Dikunjungi BNN Pusat

oleh -136 views
Kunjungan Direktorat PLRKM di RSU Al Mansyur Medika, Banjarbaru, Rabu (24/7).

BANJARBARU, koranbanjar.net – Rehabilitasi pencandu narkoba di Rumah Sakit Umum (RSU) Al Mansyur Medika, Jalan Ahmad Yani Kilometer 36, Banjarbaru, mendapat kunjungan dari tim BNN Pusat melalui Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (PLRKM), Rabu (24/7/2019).

Peninjauan tim yang terdiri dari Direktur Direktorat PLRKM, Mayda Wardianti, dan Kasi Sistem Layanan Subdit PLRKM, Frieda Arruan Tonglo, bertujuan untuk mengetahui kegiatan rehabilitasi para pecandu narkoba di RSU Al Mansyur Medika.

Rumah di jual di Martapura

Jasa Interior di Kalimantan Selatan

“Harapan kita kegiatan (rehabilitasi) ini bisa lebih aktif lagi menerima pasien narkoba, khususnya BNN Banjarbaru yang telah bekerja sama dengan pihak rumah sakit agar lebih aktif menggandeng, sehingga kegiatan rehabilitas bisa berjalan maksimal,” ucap Mayda Wardianti.

Direktur RSU Al Mansyur Medika, Nur Lenny Saleh, yang menyambut kedatangan tim, mengatakan kegiatan rehabilitasi pecandu narkoba di RSU Al Mansyur Medika sudah terjalin dengan baik bersama BNN Banjarbaru. “Kami sudah berkoordinasi baik dengan BNN Banjarbaru sejak 2017,” ujarnya.

Lenny mengungkapkan rata-rata pasien yang direhabilitasi RSU Al Mansyur Medika menderita kencanduan obat-obatan dan yang kebanyakan dari kalangan pelajar. “Kunjungan ini bisa dijadikan untuk evaluasi dan menerima masukan mengenai kegiatan rehabilitasi di sini,” katanya.

Karena, menurutnya, RSU Al Mansyur Medika saat ini masih memiliki keterbatasan jumlah tenaga perawat untuk menangani rehabilitasi.

Sementara ini, tambah Lenny, untuk mengatasi kendala tersebut Kepala BNN Banjarbaru, AKBP Sugito, sudah merencanakan pelatihan bagi perawat RSU Al Mansyur Medika.

Di tahun 2018, pasien pecandu narkoba yang melakukan rehabilitasi di RSU Al Mansyur Medika berjumlah 11 orang. Mereka sudah melewati pasca rehabilitasi. Kemudian di tahun 2019 ada 7 pasien, mereka masih dalam tahap rehabilitasi. (maf/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *