Raperda Perpustakaan dan Raperda Cadangan Pangan Disahkan Jadi Perda

oleh -57 views
Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah menandatangani dua Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dan Raperda Cadangan Pangan Daerah yang disahkan dalam rapat paripruna DPRD Banjarbaru, Senin (2/9). (foto: yuli kusuma/koranbanjar.net)

BANJARBARU, koranbanjar.net – Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dan Raperda Cadangan Pangan Daerah disahkan menjadi perda dalam rapat paripurna DPRD Banjarbaru, Senin (2/9/2019). Rapat paripurna juga mengagendakan penyampaian RAPBD Perubahan Banjarbaru 2019.

Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah, mengatakan pengambilan keputusan terhadap dua raperda merupakan hal penting dalam suatu proses tahapan pembentukan peraturan daerah, dan sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan dan Raperda Cadangan Pangan Daerah telah dibahas sebelumnya oleh para pansus,” ujarnya.

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, berharap tugas bersama anggota DPRD periode 2014-2019 bisa segera tuntas sampai anggaran perubahan.

Dia menyebutkan ada tiga hal mendasar dalam RAPBD Perubahan Banjarbaru 2019, yakni adanya peningkatan kenaikan, peningkatan belanja dan tentang silva.

“APBD murni sedang berproses. Semoga dalam satu bulan ini bisa tuntas, agar anggota dewan yang baru tugasnya tidak terlalu banyak lagi. Sedangkan untuk semua perda yang sebelumnya sudah ditargetkan pada 2019 sudah bisa dituntaskan,” tuturnya.

Sementara terkait Perda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan, dikatakannya, sangat mendukung dengan visi kota pendidikan.

“Mengenai anggaran tentang pendidikan sesuai dengan Permendagri yaitu tetap di atas sekitar dua puluh persen. Sedangkan untuk anggaran perubahan ada sebanyak Rp 32 miliar, sisanya Rp 71 miliar anggaran murni tahun 2020,” katanya.

Anggaran tersebut dipastikan Nadjmi sudah mendapat persetujuan dari DPRD. (ykw/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan