Rangkaian Harjad Ke 71 Kotabaru, Agenda Pasar Tani Diserbu Warga

Bupati Kotabaru beserta Wakil Bupati Kotabaru dan Sekda didampingi saat membuka resmi Pasar Tani (Sumber Foto: cah/koranbanjar.net)
Bupati Kotabaru beserta Wakil Bupati Kotabaru dan Sekda didampingi saat membuka resmi Pasar Tani (Sumber Foto: cah/koranbanjar.net)

Serangkaian dengan Hari Jadi ke 71 Pemerintah Kabupaten Kotabaru, agenda Pasar Tani di Siring Laut Kotabaru mengundang perhatian warga setempat, hingga menyerbu stand-stand Pasar Tani. Pasar Tani menjual berbagai macam kebutuhan pokok seperti sembako dan sayur dengan harga yang lebih rendah.

KOTABARU, koranbanjar.net- Pasar Tani merupakan salah satu kegiatan rangkaian Hari Jadi ke 71 Kabupaten Kotabaru. Sekaligus menjadi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru, untuk meningkatkan perekonomian masyakarat di masa pandemi COVID-19.

Dalam pelaksanaan Pasar Tani, Pemkab Kotabaru telah bekerjasama dengan empat instansi, Disperindagkop, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Dinas Ketahanan Pangan.

“Pasar Tani untuk membuka wawasan para petani, karena selama ini petani menjual hasil mereka melalui tengkulak. Namun, sekarang mereka bisa menjual secara langsung kepada masyarakat melalui Pasar Tani. Kegiatan ini masih dalam rangkaian HUT ke 71 Kabupaten Kotabaru, Insya Allah akan dilaksanakan setiap 1 bulan 2 kali, ” kata Sekda, Minggu (6/6/2021).

Bupati Kotabaru beserta Ketua TP PKK saat mengunjungi Stand Pasar Murah (Sumber Foto: Diskominfo/koranbanjar.net)
Bupati Kotabaru beserta Ketua TP PKK saat mengunjungi Stand Pasar Murah (Sumber Foto: Diskominfo/koranbanjar.net)

Selain itu, Sekda Kotabaru, mewakili Bupati Kotabaru, Sayed Jafar dalam membuka Pasar Tani mengingatkan masyarakat agar selalu memakai masker dan menjaga jarak, mengingat Kotabaru masih dalam pandemi COVID-19.

Sementara itu, Konsumsi Ketahanan Pangan Kotabaru Sumeli menerangkan, pekarangan pangan lestrasi (P2L) merupakan kegiatan pemanfaatan lahan perkarangan, lahan tidur maupun lahan kosong yang tidak produktif sebagai penghasilan pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga.

“Dengan harga murah, Pasar Tani banyak menarik animo masyarakat, terlihat banyak warga antusias untuk membeli bahan kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dari pasaran,”terangnya.(cah/sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *