Kota Banjarmasin

Rabithah Alawiyah Gelar Silaturrahmi Antar Habaib, Ulama Dan Umara

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Untuk menciptakan pesta demokrasi yang aman, tentram, sejuk dan damai, Dewan Pimpinan Cabang Rabithah Alawiyah Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Forum Silaturrahmi Antar Habaib, Ulama serta Umara di Sekretariat Rabithah Alawiyah, Sabtu malam (2/2).

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Habib Muhammad Bin Idrus Al Habsy mengatakan, bahwa saat ini masih tidak banyak orang yang tahu apa itu Rabithah Alawiyah.

“Banyak orang masih belum paham apa itu Rabithah Alawiyah. Jadi perlu saya jelaskan disini, bahwa Rabithah Alawiyah merupakan lembaga pemeliharaan nasab para habib, baik di Indonesia maupun dunia,” katanya.

Menurutnya, Rabithah Alawiyah berdiri sejak 1928 dan sudah melakukan pencatatan terhadap semua nasab para habib.

“Jadi bagi siapa saja yang mengaku seorang habib, pasti ada datanya di Rabithah Alawiyah. Kalau tidak terdata, kita akan telusuri apakah gelar habaib yang ia sandang asli atau palsu,” ujarnya.

Ia menambahkan, terkadang ada saja orang yang bukan habaib tetapi mengaku-ngaku sebagai habib untuk memperoleh keuntungan pribadi.

“Hal itulah yang kami jaga dan pelihara agar tidak mencoreng nama habaib karena perbuatan oknum yang merugikan masyarakat,” katanya.

Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Rahmat Budi Handoko dalam sambutannya mengatakan, bahwa setiap penyampaian nasehat atau pendapat, hendaknya secara santun dan dengan bahasa yang mudah dipahami serta enak, sehingga yang menerima akan merasa nyaman.

“Ketika seseorang berbeda pendapat, akhirnya menghujat dan mengkritik dengan pedas, otomatis yang menerima kritikan ini seolah tidak terima,” katanya.

Menurutnya, perbedaan itu merupakan keaneka ragaman yang harus dijaga karena juga termasuk kekayaan.

“Saya berharap kita sama-sama menjaga kedamaian. Kalau hanya mengandalkan kepolisian, niscaya tidak akan mampu tanpa bantuan dan dukungan para habaib, ulama dan masyarakat sekalian,” ujar Rahmat.

Menjelang pelaksanaan Pemilu pada April mendatang, pihak kepolisian RI bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat bersama-sama berkomitmen menjaga suasana tetap kondusif hingga terlaksananya pesta demokrasi yang tertib dan aman.

“Sekali lagi, mari sama-sama menjadi juru damai agar suasana Kamtibmas yang sudah kondusif ini terus terjaga hingga pesta demokrasi 17 April mendatang,” katanya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina yang juga hadir pada kegiatan tersebut, pada kesempatan itu menyempatkan untuk meminta dukungan kepada masyarakat terkait kebersihan sungai.

“Ulun mohon dukungan bubuhan pian sabarataan, agar bersama-sama kita menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Kegiatan yang menghadirkan Habib Ahmad bin Husein bin Aidid dari Hadramaut Tarim itu, selain dihadiri oleh para habaib, ulama, Wakapolresta dan Walikota Banjarmasin, juga dihadiri oleh camat dan lurah Banjarmasin Tengah serta tokoh masyarakat. (al/ndi)

Tinggalkan Balasan

Close