Puskesmas Direhab, Warga Berobat di Aula Kecamatan

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Meski UPT Puskesmas Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar dalam perbaikan total, namun tidak menghalangi pelayanan kepada masyarakat. Warga yang ingin berobat, untuk sementara dilayani di aula Kantor Kecamatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwasnyah menjelaskan, kondisi darurat karena bangunan puskesmas sedang dilakukan rehab total, maka pihaknya mengalihkan pelayanan kepada warga yang berobat ke aula kecamatan yang tak begitu jauh dari puskesmas.

“Semua pelayanan kita jadikan satu di aula, mulai dari pendaftaran pasien, tindakan medis hingga apotik, kita layani di sana. Memang secara standar kurang pas, namun ini hanya sementara waktu hingga bangunan puskesmas rampung dibangun,” ujar Ikhwansyah yang ditemui kemarin.

Dia berharap, warga bisa memahami kondisi tersebut karena perbaikan bangunan puskesmas harus secepatnya dilakukan, mengingat kondisinya yang sudah tidak layak. Namun dia memastikan, para petugas medis di UPT.  Puskesmas Aluh-Aluh, tetap memberikan pelayanan terbaik  kepada warga yang berobat.

“Kami mohon doa dari semua, agar pelaksanaan pembangunan Puskesmas Aluh-Aluh berjalan lancar, sehingga kualitas pelayanan kepada warga yang berobat menjadi lebih baik,” pintanya

Dia juga menambahkan, pembangunan Puskesmas Aluh-Aluh dibiayai menggunakan dana APBN tahun anggaran 2018.

“Kita sudah sejak lima tahun lalu mengusulkan perbaikan Puskesmas Aluh-Aluh, mengingat bangunan tersebut sudah banyak mengalami kerusakan. Dan alhamdulillah tahun ini bisa terealisasi,” kata Ikhwansyah.

Dikatakan bahwa pelaksanaan pembangunan Puskesmas Aluh-Aluh sudah dilakukan dan diperkirakan akan rampung sesuai dengan target, November 2018. Pembangunan tetap pada areal puskesmas terdahulu, namun dengan desain yang lebih baik untuk menunjang pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut. “Kita akan sediakan ruang untuk rawat inap pasien di bagian belakang yang memenuhi standar,” jelasnya.

Ditambahkan, setelah pembangunan selesai, maka 2019 mendatang UPT Puskesmas Aluh-Aluh yang berada di daerah pesisir tersebut akan diusulkan memperoleh akreditasi. Menyusul puskesmas lain di Kabupaten Banjar yang terlebih dulu mendapat akreditasi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar terus berupaya melakukan perbaikan bangunan puskesmas sehingga sesuai standar akreditasi. Terdapat dua puskesmas yang belum bisa dilakukan perbaikan karena terganjal kepemilikan lahan belum terdaftar sebagai aset daerah.

“Saat ini sedang dilakukan pembicaraan dengan PT. PLN dan PT Pelni, sebagai pemilik lahan UPT Puskesmas Aranio dan Sungai Tabuk 1. Kita berharap, hibah bisa dilakukan, mengingat pentingnya perbaikan bangunan kedua puskesmas tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada warga,” pungkasnya.(sai/sir)