Banjar  

PTAM Intan Banjar Bertekad Aliri Air Bersih Hingga ke Pelosok

Dirut PTAM Banjar, Syaiful Anwar. (foto: Banjarmasin Post)
Dirut PTAM Banjar, Syaiful Anwar. (foto: Banjarmasin Post)

Upaya manejemen Perseroan Terbatas Air Minum Intan Banjar (PTAM Banjar) untuk memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, patut diapresiasi. Pasalnya, sampai sekarang manajemen PTAM Intan Banjar tak pernah berhenti melakukan terobosan untuk memberikan pelayanan yang maksimal.

BANJARBARU, koranbanjar.net Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar kepada koranbanjar.net, beberapa waktu lalu menyampaikan keinginan besarnya untuk memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Kami menginginkan masyarakat di semua pelosok di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru dapat teraliri air bersih. Hal lain, kami juga ingin menyesuaikan tarif PTAM,” katanya.

Dijelaskan lebih detil, banyak pertimbangan yang dilakukan PTAM Intan Banjar, sehingga penyesuaian tarif belum bisa dilaksanakan secara menyeluruh.

“Mungkin sekitar 10 tahun terakhir ini penyesuaian tarif ini tertunda untuk dilaksanakan. Kendati demikian, tiga bulan terakhir ini kami berbuat banyak hal,” ujar dia.

Walaupun demikian, lanjutnya, ada beberapa lokasi yang mengalami penyesuaian tarif. Misalnya, di wilayah Banjar Bakula mengalami penyesuaian 3 tahun sekali, kemudian di wilayah Drula Padi Tirta Intan mengalami penyesuaian 2 tahun sekali sekitar 10 persen.

Mantan Politisi dari Partai Golkar ini juga menjelaskan, yang dimaksud dengan penyesuaian tarif itu adalah tarif lama tidak mengalami kenaikan. Kemudian, kelompok 2 mengalami perubahan kenaikan. Tujuannya adalah kelompok 2 yang mengalami perubahan memberikan subsidi kepada tarif yang lama. Sehingga kenaikkan tarif dapat terlaksana secara menyeluruh.

Syaiful Anwar mempertegas, penyesuaian tarif bertujuan untuk mengatasi biaya operasional. Terlebih untuk penyediaan bahan baku pihaknya harus membeli air dengan nilai rata-rata Rp3 miliar per bulan.

“Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak wilayah yang belum teraliri air bersih dapat teraliri, seperti contoh Kecamatan Tatah Makmur dan Aluh-aluh,” ucapnya.

Sementara itu, sebagai bentuk efesiensi di dalam manajemen, pihaknya sudah melakukan pemberdayaan dan memaksimalkan SDM. Sebelumnya, karyawan PTAM Intan Banjar berjumlah 137 orang, kini hanya 100 orang. Selain itu, PTAM Intan Banjar terus memberikan pembekalan-pembekalan kepada karyawan agar dapat bekerja lebih maksimal. (sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *