PTAM Intan Banjar Antisipasi Gangguan Air Selama Ramadan dan Idulfitri

Dirut PT. Air Minum Intan Banjar (Perseroda), Syaiful Anwar. (Foto: Dok. Koranbanjar.net)
Dirut PT. Air Minum Intan Banjar (Perseroda), Syaiful Anwar. (Foto: Dok. Koranbanjar.net)

Sejumlah langkah dilakukan PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) untuk mengantisipasi terjadinya hambatan distribusi air minum kepada pelanggan terkhusus di bulan Ramadan dan Idulfitri 1444 Hijriah.

BANJARBARU, koranbanjar.netDirut PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda), Syaiful Anwar mengungkapkan saat di bulan Ramadan, pola konsumsi air para pelanggan akan berubah, saat pagi dan sore hari pemakaian air akan lebih awal daripada bulan-bulan lainnya.

“Menyikapi hal itu, semua sudah kita persiapkan dan ini memang rutinitas tiap tahun setiap memasuki bulan Ramadan dan Idulfitri,” ucap Syaiful, Senin (10/4/2023).

Dijelaskannya, langkah yang ditempuh meliputi pemetaan atau inventarisasi wilayah-wilayah yang dimungkinkan terkendala pelayanan air saat bulan Ramadan dan Idulfitri.

Kemudian untuk menjaga kualitas air, sambung Syaiful, dilakukan pengurasan terhadap bak-bak reservoir. Sehingga, apabila terdapat endapan di dasar bak, tidak sampai terbawa aliran ke pelanggan.

“Akibat pola konsumsi yang berubah, pemantauan di bagian produksi reservoir pada jam-jam konsumsi air betul-betul diperhatikan. Agar, saat terjadi beban puncak tidak drop secara drastis. Petugas kami bekerja 24 jam secara bergiliran,” bebernya.

Syaiful menambahkan, untuk meminimalisir gangguan transmisi distribusi, PT Air Minum Intan Banjar menggencarkan pengecekan dan sweeping jaringan.

“Di masing-masing cabang sudah ada timnya sendiri, termasuk yang mengecek jalur pipa di Kecamatan Gambut, Kertak Hanyar dan Sungai Tabuk yang selama ini kadang masih kurang stabil, karena pipa yang ditanam ukuran sedang dan rawan bocor apabila terjadi tekanan pompa yang kencang,” ucapnya.

Sebelum memasuki Ramadan, lanjut Syaiful, pihaknya telah mempersiapkan sarana dan prasarana guna mengantisipasi kendala penyediaan air.

Salah satunya dengan menyiapkan tiga unit mobil tangki yang siap mengirim air bersih ke pelanggan jika terjadi kendala distribusi.

“Sarpras kita siapkan, seperti peralatan pompa, bahan bakar/kimia, suku cadang, dan lain-lain. Semua siap,” tuturnya.

Untuk jumlah pelanggan hingga akhir tahun 2022 sebanyak 108 ribu. Seiring perubahan status Kota Banjarbaru menjadi ibu kota provinsi Kalsel, yang mengajukan pemasangan jaringan baru makin bertambah banyak.

“Yang mengajukan pemasangan baru makin banyak, baik dari pengembang perumahan maupun masyarakat umum. Tentu kami siap layani permintaan masyarakat terkait kebutuhan air bersih,” pungkasnya. (Gatra.com/Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *