PT URM Diskusikan Tuntutan Warga Mantuil dan Basirih

oleh -345 views
Kondisi ruas jalan di Basirih Selatan yag rusak akibat aktivitas angkutan armada dump truk yang diduga melebihi kapasitas (foto: leon/koranbanjar.net)
Manajer PT Usaha Rakyat Mandiri (URM), H Anang (foto: leon/koranbanjar.net)

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – PT Usaha Rakyat Mandiri (URM) bersama PT Pelindo III, lakukan diskusi dan pembahasan terkait tuntutan warga Mantuil dan Basirih Selatan, Kelurahan Basirih Selatan, Banjarmasin.

Manajer PT URM, H Anang kepada KoranBanjar.net, Selasa (19/2) mengatakan, selain PT Pelindo III, pembahasan melibatkan pihak Polresta Banjarmasin dan Polda Kalsel.

“Kita sudah lakukan pembahasan bersama pihak-pihak terkait. Rencananya, besok (Rabu, 20/2), PT Pelindo III akan menggelar pertemuan dengan warga Mantuil dan Basirih Selatan,” katanya.

PT URM adalah salah satu Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang melakukan aktivitas bongkar muat dari kapal ke dermaga dan atau sebaliknya (stevedoring).

Menurut H Anang, perusahaanya menggunakan jasa armada angkutan untuk memuat material berupa tanah dan lainnya di pelabuhan PT Pelindo III.

“Saat ini kami sedang mengirim tanah merah yang dimuat dari Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), untuk diangkut menggunakan tongkang menuju Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng),” ujarnya.

Pelabuhan PT Pelindo III merupakan alternatif kedua selain pelabuhan Trisakti untuk aktivitas bongkar muat barang.

Diharapkan, pada pertemuan besok dapat dicapai kesepakatan yang memuaskan dan menguntungkan semua pihak.

Sebelumnya, warga Kelurahan Basirih Selatan mengeluhkan kondisi ruas jalan diwilayah mereka yang rusak dan berdebu, akibat aktivitas angkutan armada dump truk pengangkut material.

Armada dump truk tersebut diduga mengangkut melebihi tonase sehingga material yang dibawa seperti tanah, pasir dan batu split, sering jatuh berserakan dijalanan.

Atas kondisi tersebut, warga Mantuil dan Basirih sepakat mengeluarkan tuntutan kepada perusahaan armada dump truk yang berisi lima point.

Antara lain, warga menuntut dilakukan perbaikan jalan yang rusak serta bak dump truk harus ditutup dengan terpal untuk meminimalisir debu dan material yang terjatuh. (al/ndi)

 

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan