Polisi Buru Pelaku Perkelahian Maut Jl Sutoyo Banjarmasin

oleh -272 views
Warga Sutoyo Tewas, Diduga Habib Pelakunya
Mursidi saat luka bersimbah darah usai melakoni perkelahian. (foto: istimewa)

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Seorang warga bernama Mursidi (45 tahun) tewas setelah berkelahi di Jalan Sutoyo S, Teluk Dalam, Gang Imam Bonjol, Banjarmasin Barat, Minggu (22/9/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

Perkelahian ini diduga dipicu masalah dendam lama.

Salah seorang warga Muhammad Ihsan mengatakan, pelaku pembunuhan tersebut diduga yang kerap disapa warga Habib.

“Kata orang kampung sini sih dia. Karena dendam lama, mas. Dan juga sudah pernah dua kali berkelahi. Bahkan pernah tangannya hampir mau putus,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menceritakan, berdasarkan dari keponakannya Yusuf (22 tahun) mengatakan, baru saja mengetahui kabar pamanya tersebut terlibat perkelahian dan tewas.

“Saya juga baru tahu nya dari mama, katanya Amang Mursidi meninggal, saat hendak dilarikan ke Rumah Sakit, ” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga yang bekerja sebagai tukang becak melihat Mursidi bersimbah darah, langsung berniat membawanya ke Rumah Sakit terdekat.

“Tadi mau membawa pakai becak, tapi karena lukanya banyak sekali, di leher kiri dan tangan kiri banyak sabetan ya kami minta warga lain untuk membawanya menggunakan motor saja,” terangnya.

Mursidi sempat dilarikan ke RS dr H Sudarsono menggunakan motor. Namun, sayang nyawanya tak sempat terselamatkan lagi karena kehabisan darah.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Barat AKP Mars Suryo membenarkan perihal perkelahian maut dari warga Gang Imam Bonjol, Sutoyo S. Ia mengakui sudah ada mengantongi nama dan masih pengejaran.

“Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap salah satu warga yang diduga sebagai pelaku pembunuhan ini,” tandasnya.

Sebelumnya peristiwa perkelahian berdarah tersebut terjadi di Jalan Sutoyo S, Gang Imam Bonjol, Kecamatan Banjarmasin Barat, Minggu (22/9) sekitar pukul 17.00 Wita.

Dimana di ketahui Mursidi (45) mengalami luka serius dibagian leher karena terkena sabetan sajam, hingga akhirnya tewas. (ags/dra)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan