,

Petani Gantung Diri di Seruyan, Polisi; Tidak Ada Tanda Kekerasan

oleh -4.973 views

Persitiwa gantung diri terjadi di Desa Sungai Undang Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Selasa (09/02/2021) 16.00 WIB. Seorang petani berinisial DY (30) ditemukan tewas mengenaskan tergantung dengan seutas tali nelon berwarna biru di tengah rumahnya Jl Jalan AIS Nasution.

SERUYAN, koranbanjar.net – Warga di Jl Ais Nasution, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kalimantan Tengah, mendadak geger dengan penemuan seorang mayat lelaki gantung diri. Lelaki berinisial DY berusia 30 tahun itu diketahui juga seorang petani di desa setempat.

Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono melalui Kasat Reskrim Iptu Irfan Ali Reza mengatakan, awalnya korban diketahui gantung diri setelah adik korban CM menjerit melihat korban DY sudah tergantung di tengah rumah dengan seutas tali nilon warna biru.

Baca Juga : https://koranbanjar.net/tragis-pengantin-baru-gantung-diri-di-banjarmasin/

Saksi mata pun berteriak keluar meminta tolong ke tetangga terdekat untuk mengevakuasi korban lalu dibawa ke RSUD Kuala Pembuang. Namun sesampainya di rumah sakit, rupanya nyawa korban tak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga : https://koranbanjar.net/seorang-perempuan-muda-di-bincau-diduga-tewas-gantung-diri/

“Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait korban gantung ini, kalau-kalau barangkali ada motif lainnya. Namun berdasarkan kordinasi dengan dokter RSUD diketahui terdapat bercak air seni dan sperma korban,” kata Irfan Ali Reza.

Tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Kemungkinan 3 jam sebelum dibawa ke rumah sakit dan akhirnya DY sudah meninggal dunia.

Baca Juga : https://koranbanjar.net/sakit-hati-dicerai-istri-seorang-lelaki-di-kotabaru-mengakhiri-hidup-dengan-gantung-diri/

(B24/sir)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan