Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Pertikaian Berdarah di SPBU Liang Anggang, Ini Fakta Terbarunya

  • Bagikan
Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid (Tengah) Didampingi Kapolsek Banjarbaru Barat AKP Yuda Kumoro Pardede (Kiri) dan Kabag Ops Polres Banjarbaru Kompol Abdul Fatah (kanan). (Foto:Ari/koranbanjar.net)

Beredar kabar di media sosial, perkelahian yang terjadi di SPBU LIK Liang Anggang kemarin malam Kamis (28/10/2021), dikarenakan soal pelangsiran. Ternyata, bukan itu fakta sebenarnya.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Namun, menurut Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid saat konferensi pers di Mapolres Banjarbaru, Jumat (29/10/2021), bukan karena persoalan pelangsiran.

“Korban AS ini warga sekitar lokasi itu. Jadi kejadian itu murni karena pengaruh minuman keras yang dikonsumsi oleh korban,” ujarnya.

Dijelaskannya, korban ini menegur salah pelaku MH yang saat itu mengangkut pupuk sedang antri solar di SPBU itu.

“Saat pelaku ini mengobrol, datang korban lalu berucap ‘Kenapa ikam nyaring bepandir nyaring’. Setelah adanya perkataan itu, terjadilah pemukulan. Korban memukul memukul pelaku,” jelasnya.

Masyarakat sekitar yang melihat itu, lalu melerai kedua belah pihak. Pelaku pun menganggap masalah itu telah selesai.

“Korban pulang ke rumah untuk mengambil pisau. Saat kembali ke lokasi, diajak bicara sebentar, lalu korban menusuk pelaku dibagian pinggang. Korban pun lari setelah menusuk itu,” katanya.

Pelaku pun melakukan perlawanan, dan mengeluarkan pisau yang dibawanya lalu mengejar korban. Saat lari, korban pun terjatuh dengan posisi telentang, pelaku pun langsung menusuk korban dibagian dada dan perut.

“Korban sempat berdiri dan terjatuh lagi hingga tewas di lokasi. Pelaku pun lari menjauh dari lokasi itu,” ujarnya.

Berdasarkan saksi mata, dikatakan Kapolres, tercium bau mulut korban habis meminum minuman keras.

“Jadi korban ini memang berdomisili di sekitaran SPBU itu. Faktornya karena tempramen, hasil dari pemeriksaan bukan karena melangsir,” sebutnya.

Atas kejadian itu, pihaknya kedepannya lebih akan lebih intens untuk melakukan pengawasan di setiap SPBU di Kota Banjarbaru.

“Jika masyarakat menemukan SPBU yang tidak tertib, bisa langsung melaporkan ke kami (Polres). Juga kita selalu mengimbau kepada pengelola agar selalu mengawasi antrian jangan sampai ada kemacetan. Khawatirnya ada miss komunikasi hingga bisa terjadi cekcok,” ungkapnya. (maf/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *