Perkara Perempuan, Lima Terduga Anggota Gang Motor Lakukan Pengeroyokan

Para pelaku berstatus remaja dsn pelajar diamankan di Polres Banjarbaru. (Sumber Foto: Humas Polres Banjarbaru/koranbanjar.net)

Kasus pengeroyokan terjadi di Kota Banjarbaru dengan melibatkan lima orang remaja yang diduga gang motor hingga mengakibatkan korban luka-luka.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Peristiwa itu teriadi pada Kamis (23/5/2024) lalu sekitar pukul 02.00 Wita di sebuah ritel modern samping JPO Banjarbaru.

Diterangkan Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusuma melalui Kasi Humas AKP Syahroji, pengeroyokan itu melibatkan kelompok yang diduga gang motor.

Pelaku MAL (18) warga Kecamatan Jekan Raya, ZNM (20) warga Kecamatan Martapura, Kab Banjar, RH (21) warga Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, AG (19) warga Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru dan AFS (21) warga Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan.

Kasus itu bermula saat korban berkomunikasi dengan salah satu perempuan yang dikenal oleh para pelaku dan diajak kencan oleh korban.

Keduanya janjian untuk ketemu di market tersebut. Saat di lokasi, korban langsung disergap oleh sekelompok orang.

“Jadi di antara pelaku ini ada yang mengenal sang perempuan, merasa tidak terima dengan perlakuan korban kepada sang perempuan hingga menantang berkelahi,” terangnya.

Korban kemudian memilih untuk melarikan diri, namun karena pelaku sudah terpancing emosi dan mengejar korban hingga memukulinya.

Tak sampai di situ, para pelaku membawa korban menggunakan mobil ke kawasan Perkantoran Gubernur Kalsel karena di lokasi pertama jadi tontonan orang yang ada di sana.

“Di lokasi korban kembali jadi bulan bulanan para pelaku hingga korban tidak berdaya,” katanya.

Setelah kejadian itu, korban melaporkannya ke Polres Banjarbaru dan berhasil meringkus ke lima pelaku yang terlibat pengeroyokan.

“Sejumlah barang bukti juga turut diamankan seperti kendaraan yang digunakan para pelaku,” ucapnya.

Saat ini kelima pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Banjarbaru, dan dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 6 Tahun penjara.

Kelompok itu juga kerap berkumpul di ritel modern dekat JPO dan rest area batas Kota Banjarbaru.

Anggota gang itu juga sebagian besar merupakan pelajar SLTA dan mahasiswa. (maf/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *