oleh

Pencanangan Kegiatan Peremajaan Kelapa Sawit, Bupati Sebut Modal Jangan Dibuat Beli Mobil

KOTABARU, koranbanjar.net- Modal pengembangan usaha kelapa sawit, agar tidak dibelikan mobil atau kebutuhan lain.

Ini dikatakan Bupati Kotabaru Sayed Jafar pada pencanangan kegiatan peremajaan kelapa sawit pekebun (PKSP) untuk Desa Banjarsari, Kecamatan Sampanahan dan Desa Bungkukan, Kecamatan Kelumpang Barat, di aula pertemuan Desa Bungkukan, Rabu (12/2/2020) sore.

Kegiatan PKSP itu sendiri bersumber dari anggaran Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Bupati Kotabaru mengatakan, kegiatan itu bertujuan menghasilkan buah sawit yang berkualitas serta memperkecil ukuran tanam dari pohon satu ke pohon lain.

“Untuk peremajaan ini carilah bibit yang unggul agar menghasilkan buah sawit berkualitas,” katanya.

Agar bisa lebih banyak menghasilkan produksi, jarak tanam antar pohon beda 5 meter.

Dia berharap, dengan bantuan yang telah di berikan digunakan sebaik-baiknya.

Untuk modal guna mengembangkan usaha.

“Jangan sampai digunakan membeli barang seperti mobil dan lain-lain,” pesan Bupati Kotabaru.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kotabaru, Hairuddin menjelaskan, kegiatan ini tindak lanjut dari program tahun 2019.

Bertujuan meningkatkan produktivitas dengan cara mengganti tanaman yang sudah 25 tahun ke atas dan tidak jelas usul bibitnya.

Serta produktivitasnya di bawah 10 ton pertahun per hektar.

“Kedepannya nanti kita coba manfaatkan lahan bawah dan kita akan tanam padi gunung uga pelihara ternak, agar pendapatan masyarakat lebih maksimal,” jelas Hairudin. (cah/dya)

Komentar

Jangan Lewatkan