Baznas

Pembagian Bansos PKH di Martapura Timbulkan Kerumunan

  • Bagikan
Warga antre menunggu bansos di Kantor Pos Martapura. (foto: dewi)
Warga antre menunggu bansos di Kantor Pos Martapura. (foto: dewi)

Pembagian bantuan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Pos Cabang Martapura telah menimbulkan kerumunan yang tak bisa dihindari. Kegiatan bansos ini dimulai pukul 07.30 WITA pagi, Kamis (12/8/2021).

BANJAR, koranbanjar.net – Bantuan berupa beras yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Banjar ini menjadi pusat perhatian. Pasalnya, tampak terjadi kerumunan, terlebih Kabupaten Banjar sedang menerapkan PPKM Level 3.

Saat dimintai konfirmasi koranbanjar.net, Kepala Kantor Pos Cabang Martapura, Prayitno menyampaikan bahwa dirinya sebenarnya telah menerapkan protokol kesehatan dengan mengatur bangku duduk yang diberi jarak 1 meter, agar tak terjadi kerumunan.

BACA:  DPRD Sumatera Barat Kunjungi Kalsel

Kendati begitu di luar dugaan, Prayitno mengungkapkan, “sebenarnya sudah kami susun dan atur juga kursinya dengan jarak 1 meter, ya tapi kenyataannya menjadi seperti ini,” terang Prayitno pada awak media.

Sepeda motor warga parkir di kantor Pos Martapura.
Sepeda motor warga parkir di kantor Pos Martapura.

Adapun syarat pengambilan bansos ini harus disertakan adanya KTP yang bersangkutan, kemudian apabila bersangkutan tak bisa mengambil bantuan ini dapat diwakilkan kepada anggota satu kartu keluarga.

Disinggung mengenai pembagian bantuan ini yang tak dijaga Satpol PP atau Satgas Covid, Prayitno kembali menerangkan bahwa, “biasanya kami bila bantuan bansos yang ada dana uangnya, bansos tunai uang kami dijaga Koramil atau Polsek. Nah kalo ini hanya beras,” ucapnya.

BACA:  Banjar Susun RDTR Pasca Musibah Banjir

Salah satu warga sekitar menjelaskan bahwa bantuan tersebut ini dibagi RT sekitar, dengan memberikan surat undangan kepada masyarakat yang berhak menerima, lalu bantuan tersebut dapat diambil di Kantor Pos Martapura.

“KTP dan surat undangan dari RT di kumpulkan dulu ke panitia, nanti pihak panitia bisa panggil nama kita baru bisa ngambil bantuan itu,” beber salah satu masyarakat Martapura, Naning.

Warga Martapura berkerumun.
Warga Martapura berkerumun.

Naning menambahkan, “saya tadi ragu-ragu mengumpulkan suratnya takut lama ngantri, terus kalo saya tidak mengumpulkan hari ini takut besok ga kebagian. Tapi saya dengar tadi besok masih ada tapi saya takut kalo besok ga kebagian,” jelasnya.

BACA:  Dukung Kegiatan Jurnalis, Ketua DPRD Kalsel Bekali Wartawan Dengan APD

Dari berbagai informasi yang didapat penyaluran bantuan ini, juga didapatkan warga Desa Bincau, Pesayangan Utara dan Tunggul Irang.

“Coba aja pembagiannya dikhususkan, misal hari ini warga Pesayangan, terus Tunggul Irang jangan digabung jadi ga seramai ini, dan ga bikin lama, nah apalagi kerumun seperti ini,” tandas ia saat mengantri. (mj-40/sir)

(Visited 6 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 6 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *