Pelatihan Guru Pembelajaran Daring

  • Bagikan
Pelatihan pembelajaran untuk guru melalui daring atau online yang digelar SMP Negeri 1 Martapura. (Sumber foto: Humaidi/koranbanjar.net)
Pelatihan pembelajaran untuk guru melalui daring atau online yang digelar SMP Negeri 1 Martapura. (Sumber foto: Humaidi/koranbanjar.net)

Pelatihan untuk guru melalui daring atau online, digelar SMP Negeri 1 Martapura untuk memaksimalkan pembelajaran di rumah di tengah pandemi Covid-19.

MARTAPURA, koranbanjar.net – Kabupaten Banjar, masuk dalam zona merah. Maka dari itu, SMP Negeri 1 Martapura menggelar pelatihan in house training atau pembelajaran daring (online) bagi guru selama dua hari. Mulai tanggal 15 hingga 16 Juni 2020.

Sebelumnya, Mendikbud RI Nadiem Makariem mengatakan, untuk satuan pendidikan dilarang melakukan pembelajaran tatap muka dan melanjutkan belajar dari rumah yang berada di zona kuning, zona orange dan zona merah.

Kepala SMP Negeri 1 Martapura Rahmadi menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan untuk menyikapi kebijakan dari Kemendikbud.

“Makanya, kita melaksanakan pelatihan bagi para guru agar bisa melaksanakan pembelajaran jarak jauh melalui daring, luring maupun campuran. Tergantung fasilitas sekolah,” ujar Rahmadi, Selasa (16/6/2020) saat ditemui di kantornya.

Kata dia, pelatihan ini mengajarkan guru mendesain pembelajaran sesuai dengan kreatifitas masing-masing. Melalui berbagai platform daring seperti zoom hingga google classroom.

“Kita ingin menyamakan persepsi. Sehingga, skill yang dimiliki para guru sama saat melaksanakan pembelajaran melalui daring. Memanfaatkan sumber daya manusia (SDM) yang kita miliki. Tentunya, komunikasi antar pemateri dan peserta dapat berjalan lancar karena sudah saling kenal,” terang Kepala SMP Negeri 1 Martapura itu.

Ia berharap, sebisa mungkin dalam praktik saat mengajar daring agar tidak membebani orang tua siswa. Sebab, banyak kendala yang dialami orang tua siswa di tengah pandemi Covid-19.

Pemateri pelatihan Santi Damayanti Pamungkas mengungkapkan, para guru sangat antusias karena banyak hal baru yang dipelajari sekaligus meningkatkan kemampuan. (har/ykw)

NEWS STORY
  • Bagikan