Baznas

Pegawai Kantor BPBD Banjar Dibuat Panik Sijago Merah

  • Bagikan

MARTAPURA,Koranbanjar.net – Pegawai Badan Penanggulangan Bencana (BPDB) Kabupaten Banjar, Mendadak berhamburan keluar untuk memadamkan api yang berkobar secara tiba-tiba dihalaman kantor. Sempat membuat kepanikan, kobaran api akhirnya dapat dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran dibantu pegawai kantor BPBD Banjar beserta masyarakat sekitar.

Itu lah gambaran dari simulasi penanganan kobaran api yang dilakukan BPBD Banjar dalam rangka Apel Siaga Menghadapi Bencana Asap Akibat Karhutla sekaligus Peringatan Hari Kesiapsiaagaan Bencana Nasional. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar mengadakan simulasi gabungan penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Dihalaman Kantor BPBD Banjar pada Kamis (26/04) pagi.

Simulasi gabungan tersebut di ikuti oleh, Tagana, Rescue, brigade Manggala Agni BKSDA Kalsel Kementrian LHK , BPBD Banjar, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Tagana Dinas Sosial, PMI Banjar dan para relawan.

Simulasi yang berlangsung sekitar satu jam, memeragakan tentang temuan titik api dan kemudian dicoba dengan memadamkan dengan alat sederhana, namun api tak bisa dikuasai kemudian di turunkan peralatan besar seperti kendaraan tanki pemadam kebakaran.

Taidak hanya itu, diceritakan api mulai memasuki kantor BPBD, yang menyebabkan kepanikan para pegawai dan di evakuasi oleh pihak relawan. Kobaran api kemudian bisa dijinakkan petugas pemadam kebakaran setelah dilakukan penyemprotan titik api selang waktu satu jam.

Wakil Bupati Banjar, Saidi Mansyur mengatakan, simulasi tadi tentu  merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana, dimana tadi  bermula dari api kecil hingga besar dapat kita atasi. “silmulasi tadi merupakan kesiapsiagaan kita dalam menanggulangi bencana kebakaran, tadikan di ceritakan adanya api kecil maupun api besar dapat kita tangani dengan cepat,” ujarnya.

Ditambahkannya, sehubungan dengan geografis Kabupaten Banjar  ada beberapa wilayah yang sangat sulit untuk dijangkau oleh kendaraan, karena itu pihaknya telah mengajukan ke pusat untuk mendapatkan bantuan alat tambahan, seperti selang air panjang. (sai/pri)

  • Bagikan