Berita Utama

Paripurna Hak Angket Berujung Ribut, 2 Pejabat Bersitegang

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET- Sidang paripurna yang mengagendakan penyampaian hasil investigasi panitia hak angket mengenai dugaan terjadinya penyimpangan dalam proses mutasi di Pemkab Banjar, Rabu (06/06) pagi, berujung ribut.

Pasalnya, usai Panitia Hak Angket menyampaikan hasil investigasi, di luar ruangan rapat, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Abdul Haris sempat bicara dengan Ketua Panitia Hak Angket, Ahmad Rizani.

Kemudian, diduga Abdul Haris melontarkan kalimat yang bernada ancaman. Menyatakan keberatan atas hasil investigasi panitia hak angket. Nah, hal itulah yang memicu keributan di gedung wakil rakyat tersebut hingga membuat kedua pejabat itu bersitegang.

Kejadian itu berlangsung cepat. Cekcok mulut antar keduanya mengundang perhatian banyak pihak, tidak terkecuali segenap anggota dewan yang ikut rapat. Begitu pula awak media yang tengah berada di lokasi melakukan liputan, langsung melihat kejadian secara langsung dan faktual.

BACA JUGA  Caleg yang Mengumbar Janji dengan Sumpah, Disebut Gila!

Kronologisnya, Ketua Panitia Khusus Hak Angket, Ahmad Rizani dalam rapat paripurna itu membacakan hasil pemeriksaan dengan memanggil beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banjar. Namun, diam-diam satu ASN, yakni Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar, Abdul Haris sangat terganggu dengan laporan yang dibacakan Ketua Pansus Hak Angket.

Setelah selesai rapat paripurna, tepat di luar ruangan, Abdul Haris mendekati Ketua Pansus Hak Angket, dan berbicara dengan nada ancaman. “Dia bilang ke saya, agar saya hati-hati. Itu maksudnya apa? Mengancam saya sebagai salah satu pansus dan anggota DPRD Banjar,” ujar Rizani

Dia menambahkan, hasil kerja Pansus Hak Angket itu berdasarkan keterangan para ASN yang dimintai keterangan.

BACA JUGA  Pencekalan Habib Rizieq, Imam FPI Kalsel Geram ; Jangan Coba Kriminalisasi Ulama
RAPAT PARIPURNA – Ketua Panitia Hak Angket saat memberikan laporan.
RAPAT PARIPURNA – Ketua Panitia Hak Angket saat memberikan laporan.

“Apa yang kita sampaikan dirapat tadi adalah hasil kerja tim Pansus Hak Angket, bukan karangan kita sendiri. Kita punya bukti, kalau itu kita dapatkan dari berbagai saksi yang dimintai keterangan. Jadi hargai forum resmi ini, bukan malah mengancam kaya gitu,” tegasnya.

Anggota Fraksi Partai Nasdem itu juga menuturkan, salah satu tanggung jawabnya sebagai anggota dewan dan Pansus Hak Angket menyampaikan aspirasi para ASN yang disampaikan ke DPRD.

“Kepentingan kita disini adalah menyampaikan aspirasi ASN yang merasa dirugikan dengan beberapa kebijakan, dan mereka menyampaikan ke DPRD, kita lanjuti dengan Pansus Hak Angket. Kita sampaikan di forum resmi. Jadi jangan main ancam-ancam!”katanya

Kejadian itu juga mengingatkan pada awal terbentuknya tim khusus hak angket tahun 2017 kemarin, di mana Rizani selaku ketua tim pansus tersebut sempat mendapat teror dari salah seorang yang tak dikenal melalui SMS.

BACA JUGA  Bangunan tanpa Perbup Melanggar Sepadan Jalan? Kabarnya Milik Keluarga Bupati

“Dulu kan juga sempat dapat ancaman pada saat tim pansus ini terbentuk, jadi apa saya boleh menyangkutpautkan kejadian hari ini dengan sms teror dulu, mungkin kawan-kawan media bisa menebak, siapa dalang dari teror yang dulu,” tegasnya

Sementara disinggung mengenai proses lanjut dari ancaman itu, Rizani mengaku akan konsultasi dulu dengan Ketua DPRD Banjar.

“Akan kita bawa ke jalur hukum atau tidak, nanti saya konsultasi dulu dengan ketua,” pungkasnya.

Selain itu untuk kelanjutan hak angket, pihaknya masuk tahap dengar pendapat dari semua fraksi yang akan digelar pada paripurna selanjutnya.(sai/sir)

Tags

Radio STAR FM
The Spirit of Banjarbaru. Hanya di 90.5 FM

Info Bisnis Kalimantan
Berita seputar bisnis dan ekonomi di Kalimantan terkini.

TandaPetik.Com - Media Komunitas
Gabung sekarang juga. Tuliskan ide, opini dan pengalamanmu.

IKLAN BARIS ONLINE MURAH
Hub. 081348024288 | 0821159171296
KORANBANJAR.NET

Baca Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close