Religi  

Organda HSU Tolak Revisi UU Nomor 22 Tahun 2009

AMUNTAI, koranbanjar.net – Wacana pemerintah akan melakukan revisi terhadap Undang-Undang (UU) Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) mendapat penolakan dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Ketua Organda HSU, Tobei mengatakan, revisi UU Nomor 22/2009 tentang LLAJ yang akan dilakukan oleh pemerintah perlu dipertimbangkan lagi karena mengingat  UU LLAJ yang ada sekarang sudah pas untuk masyarakat Indonesia.

“Tidak perlu dilakukan revisi lagi, karena jika dilakukan perubahan UU, maka akan banyak lagi aturan yg harus diperbaharui dan perlu waktu untuk disosialisasikan. UU LLAJ yg ada sekarang sudah sangat pas untuk masyarakat Indonesia, khususnya di daerah Kabupaten HSU,” katanya, Kamis (3/5).

Menurutnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI masih banyak pekerjaan lain selain harus merevisi UU LLAJ seperti, mengerjakan pembangunan marka jalan, rambu-rambu lalu lintas dan sebagainya.

“Hal ini perlu dipertimbangkan secara matang, apakah UU tersebut memang perlu direvisi kembali. Jangan sampai kalau sudah ditetapkan oleh pemerintah lalu kemudian akan menimbulkan polemik baru, sehingga yang menjadi korban adalah masyarakat,” tuturnya. (mj-005/dny)