oleh

ODP di Kabupaten Banjar Kembali Meningkat, Arus Keluar Masuk Faktor Utama

Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Banjar kembali meningkat, arus keluar masuk faktor utama. Semula ODP 127 orang menjadi 135 orang, hal ini disebabkan arus keluar masuk belum bisa terkendali.

MARTAPURA, koranbanjar.net – Dalam Video Konferensi Pers yang diadakan oleh Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Banjar di Command Center Barokah, Martapura, Kabupaten Banjar, disampaikan ODP di Kabupaten Banjar meningkat kembali menjadi 135 orang, sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada.

“Meski sebelumnya melandai, sekarang ODP kita mengalami kenaikan menjadi 135 orang, namun sejauh ini juga ada 23 orang yang telah selesai pemantauan,” terang Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Banjar, dr Diauddin, Sabtu (4/4/2020).

Faktor utama eningkatnya jumlah ODP di Kabupaten Banjar, salah satunya disebabkan arus keluar masuk warga tadi ke Kabupaten Banjar.

“Karena dalam pengaturan arus ini memang di luar kendali kita, hingga arus masih berlangsung,” jelas dr Diauddin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, M Hilman mengatakan, untuk mengantisipasi hal itu pihaknya terus berupaya memanfaatkan secara penuh peran camat dalam mempersiapkan desa-desa tangguh dan tanggap Covid-19.
“Melalui desa tangguh dan tanggap Covid-19, kami berharap mereka bisa melaksanakan pola hidup bersih dan sehat, juga dapat memantau serta mengendalikan arus orang keluar masuk desanya, dengan begitu penyebaran dapat diputus,” ujar dia.

Ia menambahkan, selama desa disiplin memantau arus orang keluar masuk desanya, tidak menutup kemungkinan desa dapat dikatakan aman dari virus corona.

“Sejauh ini sudah ada 62 desa yang menyatakan siap dalam penanganan virus corona, nantinya dalam satu minggu ke depan diharapkan semua desa yang ada di Kabupaten Banjar juga ikut berpartisipasi semua,” pungkas M Hilman. (har/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: