oleh

Mobil ini Tergelincir Karena Jalan Licin Setelah Diguyur Hujan

HARUYAN, KORANBANJAR.NET – Tikungan tajam atau yang diberi gelar oleh warga sekitar dengan nama “tikungan setan” di Desa Pengambau Hilir RT 01 Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah kembali menelan korban, Minggu (26/08) sekitar 11.30 WITA.

kecelakaan tunggal terjadi lagi di desa tersebut, sebuah mobil minibus terperosok ke dalam parit. Beruntung dalam kecelakaan tunggal ini sang sopir yang diketahui bernama Adi (20) bersama kekasihnya di mobil tersebut selamat dan tak mengalami luka apapun.

Namun, keduanya tidak mengalami trauma psikis pasca kejadian tersebut. Menurut sopir minibus itu, yang berhasil dihubungi koranbanjar.net melalui telepon menceritakan sebelum mobilnya terperosok, mobilnya mengalami slip saat melintas di tikungan Pangambau karena kondisi jalanan licin setelah diguyur hujan dan saat itu saya menginjak pedal rem.

“Namun, mobil justru tergelincir dan berputar beberapa kali, hingga akhirnya jatuh ke parit,” ujarnya.

“Saat itu saya mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang, dari Banjarbaru menuju Tanjung. Karena mengalami slip tersebut, saya tidak bisa mengendalikan kemudi lagi,” Jelas Adi.

Sementara, salah satu saksi bernama Nenek Aluh, menceritakan saat mobil tersebut mengalami slip dan sempat berputar kondisi sekitar jalan sepi dan hanya ada satu mobil di belakangnya.

“Namun, mobil tersebut tak terkena imbas kecelakaan karena jaraknya cukup jauh. Saat itu saya sedang duduk di teras rumah,” ucapnya.

Sementara, kekasih Adi yang mengalami syok diistirahatkan di rumah warga sekitar lokasi kejadian. Dari hasil keterangan di lokasi, Senin (27/08) sekitar pukul 15.05 WITA, mobil tersebut ditarik menggunakan alat berat.(ami/ana)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: