Misi Kalteng Putra di SDL Tercapai, Frans Mengaku Kecewa

  • Bagikan
Misi Kalteng Putra di SDL Tercapai, Frans Mengaku Kecewa
Reza Saputra saat menggiring bola, kala menjamu Kalteng Putra di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (11/8). foto: Muhammad Wirya

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Martapura FC gagal meraih poin penuh kala menjamu Kalteng Putra pada match day ke-13 Liga 2 Indonesia yang dihelat di Stadion Demang Lehman, Martapua, dengan skor 0-0, Sabtu (11/8) sore tadi.

Sejak awal, jalannya laga berlangsung alot. Bola sering hanya berkutat di lini tengah. Meski minim peluang, Kuartet lini tengah Martapura FC; Amirul Mukminin, Agus Setia Wibowo, Reza Saputra dan Mustaqim Ohorella yang menopang duet penyerang Sandi Pratama dan Qischil Gandrum Minny, berhasil menguasai jalannya pertandingan.

Sementara di kubu lawan yang dikomando oleh Taufiq, sebagai kapten, berusaha menjaga kedalaman agar mudah diserang.

Terhitung hanya dua peluang yang nyaris menjadi gol bagi Martapura FC. Pertama pada menit ke-10 saat tentangan bebas Rachmat Latif hampir berbuah gol, hanya saja Fahri Abdi, kiper Kalteng Putra, dapat menepisnya.

Peluang emas kedua terjadi saat Martapura FC dihadiahi penalti usai Sandi Prtama dilanggar dalam kotak terlarang pada menit ke-26. Sandi yang menjadi eksekutor gagal menendang bola tepat sasaran, bola malah melambung ke atas mistar gawang sebelah kanan.

Sementara peluang tim tamu terjadi pada menit ke-30. Rumare yang berdiri bebas di dalam kotak penalti namun sepakannya masih melambung.

Demikian juga pada babak kedua. Meski anak asuh Frans Sinatra Huwae berusaha habis-habisan, namun gol tidak kunjung datang. Sementara anak asuh Kas Hartadi berusaha meredam serangan Qischil Gandrum Minny Cs, dan sesekali melakukan serangan balik cepat. Beberapa peluang dari kedua tim gagal berbuah gol hingga laga berakhir dengan skor kacamata.

Frans Sinatra Huwai (kiri) Reza Saputra (kanan) saat konferensi pers usai pertandingan. foto: hendra/koranbanjar.net

Pelatih kepala Martapura FC, Frans Sinatra Huwae, usai pertandingan mengaku merasa kecewa dengan hasil imbang ini. “Kecewa? Pasti kita kecewa (dengan hasil imbang), jangankan saya, para pemain juga kecewa,” ujar Frans saat koneferensi pers.

“Sangat disayangkan. Tapi ini lah sepakbola. Anak-anak sudah berjuang, cuma belum beruntung,” ungkapnya lagi.

Ia mengatakan anak asuhnya tegang khususnya pada babak kedua, sehingga para pemain terburu-buru dan mudah kehilangan bola. “Ini faktor ketegangan, khususnya pada babak kedua para pemain terburu-buru untuk mencetak gol, akhirnya sentuhan-sentuhan bola banyak yang salah sehingga mudah kehilangan bola,” jelasnya.

Misi Kalteng Putra di SDL Tercapai, Frans Mengaku Kecewa
Kas Hartadi (kiri) pemain Kalteng Putra (kanan). foto: hendra/koranbanjar.net

Sementara Pelatih Kepala Kalteng Putra, Kas Hartadi, mengaku sangat senang dengan raihan satu poin mereka di Stadion Demang Lehman.

“Hasil hari ini saya sangat puas, begitu juga dengan kerja keras pemain kami. Memang kami hanya menargetkan satu poin, syukur-syukur dapat tiga poin,” ujar mantan pelatih Sriwijaya FC ini.

Menurutnya, pertandingan begitu menghibur lantaran sama-sama menyerang. “Pertandingan tadi sangat menghibur bagi saya karena kedua tim sama-sama menyerang,” tuturnya. (dra)

NEWS STORY
  • Bagikan