Baznas

MFC Peduli Choirul Huda

  • Bagikan

MARTAPURA- Sepakbola Indonesia berduka,  Choirul Huda sang kiper legenda Persela Lamongan  mengembuskan napas terakhirnya saat menjalankan tugas menjaga gawang Laskar Joko Tingkir –julukan Persela Lamongan-  kala menghadapi Semen Padang dalam lanjutan Liga 1, Minggu (16/10). Choirul Huda dinyatakan meninggal dunia setelah sempat kritis akibat tabrakan keras dengan rekan setimnya.

Kesedihan atas kepergian kiper setia Persela Lamongan tertuang dalam ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai penjuru Tanah Air, tak terkecuali dari tanah Kalimantan. Salah satu tim yang ada di Banua yakni Martapura FC pun berinisiatif untuk menggelar sebuah laga amal bertajuk Laga Amal untuk Choirul Huda, sebagai bentuk kepedulian tersebut.

Dikutip dari akun instagram @martapurafc, manajemen Martapura FC mengirimkan surat kepada manajemen Barito Putera mengajak kerjasama penyelenggaraan laga amal untuk Choirul Huda. Isi surat yang bernomor 16.1/Martapura FC-ADM/MTP/X/2017 tersebut berisikan antara lain, sehubungan meninggalnya Choirul Huda (penjaga gawang Persela Lamongan) dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang pemain pada sebuah pertandingan sepakbola, karena sepakbola bukan hanya sekedar permainan dan hiburan tetapi juga mempunyai aspek solidaritas dan sosial.

Martapura FC mengajak PS Barito Putera untuk mengadakan “Laga Amal Untuk Choirul Huda” sebagai wujud kepedulian insan sepakbola Kalimantan Selatan yang melibatkna PS Barito Putera, Barito Putera All Star, Martapura FC dan Martapura FC All Star untuk mengumpulkan dana dari hasil tiket dan sumbangan supporter yang hadir di stadion yang akan diberikan kepada keluarga almarhum.

Untuk pelaksaan laga amal tersebut jika disetujui, akan dibicarakan lebih lanjut mengenai waktu dan tempat pelaksanaan mengingat PS Barito Putra dan Martapura FC terikat jadwal kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang sedang berjalan. (dra/sai/abu amar)

  • Bagikan