oleh

Merasa Ditunggangi Politik, Massa Mahasiswa Walkout Dari Aksi Akbar #SaveMeratus

BARABAI, koranbanjar.net – Tidak didatangi pimpinan DPRD Hulu Sungai Tengah (HST) dan kepala daerah HST, tiga Anggota DPRD HST berorasi di aksi akbar #Saveameratus, aktivis dari gabungan mahasiswa se Kalimantan Selatan (Kalsel) kecewa dan ingin walkout lantaran anggap ditunggangi politik.

Perwakilan mahasiswa mengatakan, mereka datang jauh-jauh dari Banjarmasin dengan biaya sendiri, nyatanya hanya mendengarkan Anggota DPRD berkoar janji-janji yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Aksi ini dianggap ternoda oleh para politisi yang menyampaikan orasi, maka mahasiswa meminta melepaskan semua embel-embel Save Meratus.

Baca berita sebelumnya: Aktivis Gerakan #savemeratus Gelar Aksi Akbar Di Barabai

Selain itu mahasiswa juga mengaku kecewa, karena pelaksana acara tidak bisa mengundang pimpinan DPRD dan Bupati HST.

“Maka dari itu kami mahasiswa memilih walkout dari aksi,” ucap salah satu perwakilan mahasiswa.

Menanggapi itu, Diriktur Eksekutif WALHI Kalsel Kisworo Dwi Cahyono selaku penanggung jawab pelaksana mengambil alih aksi dan mengatakan; ini baru beberapa jam dilaksanakan dan meminta para mahasiswa tetap pada aksi.

“Jangan mau dipecah belah, yang masih mau ikut aksi mari kita lanjutkan,” ucap Cak Kis sapaan akrabnya.

Para mahasiswa tetap berada di sekitaran lapangan Dwi Warna Barabai, namun tidak di lapangan bersama para peserta aksi. (yat/dra)

Komentar

Jangan Lewatkan