Menjelang Tahun Ajaran Baru, Ini Kisaran Harga Kitab Santri Ponpes Darussalam

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Memasuki tahun ajaran baru Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura, para santri mulai mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan belajar. Salah satu yang paling mendasar adalah kitab atau buku belajar.

Toko yang menjual kitab kuning pun kebanjiran pembeli. Salah satunya di toko kitab Inayah di Pasar Batuah Martapura. Suasana toko kitab itu ramai tak seperti biasanya, terlihat banyak dari kalangan santri Darussalam berduyun-duyun memenuhi toko.

Richana, pemilik toko mengungkapkan, ia sengaja menyediakan kitab-kitab yang diajarkan di Ponpes Darussalam, untuk mempermudah khususnya bagi calon santri membeli kitab. Pasalnya, Richana sudah mengkelompokkan nama-nama kitab tertentu per masing-masing kelas.

“Kita juga menyediakan kitab untuk santri Darussalam dengan kualitas biasa sampai yang bagus,” ujarnya kepada koranbanjar.net, Jumat (13/6/2019).

Ia membeberkan, setiap tingkatan kelas di Ponpes Darussalam mempunyai kitab-kitab yang berbeda, dan harganya pun semakin tinggi kelas maka akan semakin mahal.

“Harga total kitab kelas 1-4 awaliyah berkisar antara 50-150 ribu rupiah, kelas 1-3 wustho 200-500 ribu rupiah serta kelas 1-3 ulya sekitaran 500 – 1,5 juta rupiah. Harga di atas tergantung kualitas kitabnya,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dari harga termurah sampai yang mahal, isi kitabnya sama saja. Namun, katanya lagi, yang membedakan hanyalah dari segi kualitas kertas yang digunakan pada kitab itu.

Selain dari santri Ponpes Darussalam, rupanya yang membeli kitab ke kota yang berjuluk Serambi Mekkah ini juga datang dari berbagai daerah lainnya di Kalsel.

“Seperti Banjarbaru, Banjarmasin dari Hulu Sungai bahkan yang dari luar Kalimantan Selatan mengambil ke toko kitab di pasar ini, seperti kitab Ihya Ulumuddin, kitab Perukunan, Senjata Mu’min serta kitab-kitab lainnya. ” katanya.

Salah satu pembeli kitab, Mahrita asal Martapura mengungkapkan, dirinya sudah membeli kitab kelas satu Ulya. Santriwati Darussalam itu mengaku membeli kitab total harganya sekitar 700 ribu rupiah.

“Ya segitulah, karena masih ada kitab yang dari kelas tiga wustho kemarin,” ucapnya.

Ponpes Darussalam Martapura merupakan pesantren yang tertua di Kalimantan Selatan. Mata pelajaran Ponpes Darussalam ini menggunakan kitab kuning atau juga biasa disebut kitab gundul, yang mana ditulis oleh ulama-ulama Islam bahari.

Untuk pendaftaran Ponpes Darussalam akan berakhir pada tanggal 30 juni 2019, sementara mulai aktif kegiatan belajar 1 Juli 2019. (mj-22/dra)

BeritaTerkait