oleh

Mengais Rezeki Di Tengah Aksi Demonstrasi

DI TENGAH ‘panasnya’ suasana aksi unjuk rasa para demonstran, bukannya takut, malah pedagang asongan melihatnya sebagai sumber mengais rezeki. Dari sini kita belajar, pentingnya positif thinking dalam situasi ‘genting’.

Fitriana Handayani, Banjarmasin

YA, para pedagang asongan terkenal lihai melihat potensi pundi-pundi. Fitri (35 tahun) salah satu pedagang asongan penjual minuman saat demo di depan Gedung DPRD Kalsel, Senin (30/9/2019).

Ia seperti tidak peduli resiko yang bisa saja ia temui, missal, chaosnya massa dan polisi. Fitri mengaku bersyukur adanya demonstrasi. Daganganya laris manis dibeli oleh massa aksi.

“Hari ini saya menjual hampir 5 keranjang minuman es, alhamdulillah dengan adanya demo ini dampaknya juga ada bagi kami pedagang kecil,” akunya kepada koranbanjar.net saat massa mulai membubarkan diri.

Bisa dikatakan, wanita dari Pelabuhan Trisakti ini sudah berpengalaman jualan di tengah-tengah massa orasi.

“Lumayan keuntungan berjualan saat demo, bisa mencapai 50 persen dibanding hari biasanya saya berjualan,” ungkap wanita yang mengenakan kerudung pink ini.

Selain Fitri, pedagang asongan lainnya juga tampak hilir mudik di tengah kerumunan massa. Bahkan beberapa pedagang nampak enjoy mengangkat dagangannya di depan pejabat DPRD Kalsel.

Mengais Rezeki Di Tengah Aksi Demonstrasi

Beragam jualan mereka tawarkan, mulai dari tisu, air mineral, hingga minuman dingin olahan berbagai rasa.

Meski dipastikan bakal laris terjual, pedagang asongan tidak memanfaatkan situasi dengan menaikan harga yang membuat bolong kantong mahasiswa, seperti kerap ditemui saat pertandingan bola.

“Engga. Kita jualan dengan harga normal seperti biasanya, es segar olahan ini kita jual 5 ribu saja,” ungkap Fitri.

“Bisa habis cepat aja udah seneng banget, soalnya jarang kan momen kaya gini,” timpal Andi, pedagang asongan lainnya.

Yang lebih menggembirakan para pedagang asongan, saat mereka dikumpulkan ke tengah massa. Anggota DPRD Kalsel memborong dagangan mereka untuk dibagikan kepada peserta aksi.

Tak ingin menolak rezeki, ditambah kerongkongan sudah kering, massa yang kebanyakan dari mahasiswa menyerbu minuman teraktiran wakil rakyat itu. Terlihat beberapa orang memberikan minuman kepada mahasiswa lainnya dengan cara dilempar.

Jualan habis, rupiah pun dikais. (*)

Komentar

Berita Terkini