Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Memprihatinkan, Jalan dan Jembatan di Batola Ini Luput Dari Perhatian

  • Bagikan
JEMBATAN – Kondisi jalan ini sangat memprihatinkan. (foto: faqih)
JEMBATAN – Kondisi jalan ini sangat memprihatinkan. (foto: faqih)

Sungguh memprihatinkan. Begitulah keadaan yang terjadi pada sejumlah fasilitas umum di wilayah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Terbaru, jalan dan jembatan di Desa Tamban Muara, Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala ini sepertinya luput dari perhatian Pemkab Batola.

BATOLA, koranbanjar.net – Penelusuran koranbanjar.net, Minggu, (31/10/2021), jalan Purwosari di Desa Tamban Muara ini mengalami kerusakan cukup parah. Jalan sepanjang sekitar 3 kilometer ini sudah banyak berlubang, bahkan menjadi kubangan.

Aspal jalan sudah banyak yang terkelupas, bahkan batu pada lapisan bawah sudah muncul ke permukaan jalan.

Menurut warga sekitar, Saipul, jalan tersebut sudah sangat lama tak pernah diperbaiki, terakhir diperbaiki sekitar 5 tahun yang lalu.

“Jarang banget mobil atau angkutan berat lewat sini, tapi kalo sampai aspal sudah mengelupas gitu berarti udah lama kan,” kata lelaki berusia 65 tahun itu.

JALAN RUSAK – Selain jembatan, jalan di desa Tamban ini juga memprihatinkan.(foto: faqih)
JALAN RUSAK – Selain jembatan, jalan di desa Tamban ini juga memprihatinkan.(foto: faqih)

Masih di wilayah Desa Tamban Muara, selain jalan yang tidak mendapat perhatian Pemkab Batola, beberapa jembatan di desa ini pun sepertinya luput dari perhatian.

Walaupun lantai jembatan terlihat baik-baik saja, namun tidak disertai pagar jembatan. Sehingga sangat rawan dengan bahaya.

“Di wilayah Tamban Muara ini ada beberapa sekolah, tatkala anak kecil sering bermain di atas jembatan, orang tua harus extra waspada menjaga anak-anak mereka bermain di atas jembatan,” tambah Saipul.

RUSAK – Jalan yang belum diaspal, terlihat becek.(foto: faqih)
RUSAK – Jalan yang belum diaspal, terlihat becek.(foto: faqih)

Hal senada dikemukakan Rahimah (43), warga Desa Tamban Muara. “Kalo gak salah keadaan penghalang jembatan itu sudah lapuk, sehingga jatuh. Namanya anak-anak kan memang susah diawasin, jadi di sini harus extra hati-hati untuk menjaga anak-anak bermain,” tutupnya.(mj-39/sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *