Mawardi: Pemkab Banjar Malah tidak Peduli dengan Masyarakat yang Membutuhkan

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Dalam rapat penting yang diadakan untuk membentuk tim khusus penyelesaian sengketa tanah antara warga Desa Padang Panjang Kecamatan Karang Intan Kabepaten Banjar dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI),  pihak Pemkab Banjar yang diwakili oleh Assisten 1 Zainudin malah tidak hadir.

Sebagai tokoh masyarakat, H Mawardi Abbad menuturkan kepada koranbanjar.net pada Jum’at (11/05), dirinya sangat kecewa atas sikap dari Pemkab Banjar tersebut.

“Inikan masuk wilayah Kabupaten Banjar, tapi malah seperti tidak perduli dengan masyarakat yang membutuhkan. Saya sebagai perwakilan masyarakat dua desa itu sangat kecewa dengan sikap dari Pemkab Banjar ini, ” ujarnya

Mawardi lantas mengatakan, permasalahan tersebut malah justru ditanggapi oleh pihak Pemkot Banjarbaru yang pada saat itu turut serta dalam rapat.

“Sangat berbeda dengan sikap Pemkot Banjarbaru, mereka datang semua di rapat itu,” katanya.

Dia juga menambahkan, seusai rapat tersebut, dirinya langsung menghubungi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Nasrunsyah.

“Jadi ujar sekda, hal tersebut sudah dibicarakannya di rapat mingguan Pemkab Banjar. Sekda bilang kalau pihak Pemkab Banjar akan membentuk tim khusus,” ungkap Mawardi.

Diketahui, sekta tanah antara warga Desa Padang Panjang dan TNI ini mulai bergulir sejak tahun 2014 lalu, namun hingga kini belum ditemukan titik terangnya. (sai/dny)