oleh

Masyarakat Gerah Listrik Sering Padam, LSM Turun Jalan Desak Dewan Panggil GM PLN

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Akibat sering padamnya listrik di sebagian wilayah Kota Banjarmasin, membuat masyarakat akhirnya gerah, puluhan pegiat anti korupsi pun turun ke jalan desak dewan Kalsel panggil General Manager (GM) Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng).

“Kami minta Dewan Kalsel panggil GM PLN, karena masih seringnya padam listrik di sebagian wilayah kota Banjarmasin, terlebih yang kemarin mengapa terjadi pemadaman seluruh Kalsel, kita ini kan kaya sumber energi, masa cuman karena tersambar petir memadamkan sebagian wilayah Kalsel, ini tidak benar, katanya satu mesin rusak masih ada cadangan mesin lainnya yang memiliki daya ribuan kilowatt,” paparnya berorasi di depan gedung DPRD Kalsel di Banjarmasin, Senin (23/1/2020).

Lanjut, Koordinator Forpeban Kalsel ini berujar kasihan masyarakat yang pekerjaannya menggunakan listrik, anak bayi yang kepanasan karena AC mati, kipas angin tidak nyala, semua pekerjaan termasuk rumah tangga yang menggunakan elektrik lumpuh.

“Lampu merah mati total, untung tidak terjadi kecelakaan, karena masing-masing pengendara baik motor maupun mobil jalan dari berbagai arah tidak teratur, kadang-kadang hampir saja berbenturan, jadi akibat pemadaman ini kekacauan dan kerugian banyak terjadi,”

Sementara Hasan Koordinator Pemuda Islam Kalimantan (PIK) Kalsel menambahkan pihaknya menginginkan di Kalimantan Selatan tidak ada lagi pemadaman.

“Jangan ada lagi pemadaman, kami tidak ingin mendengar alasan-alasan klasik, tadi sudah kami tanyakan apakah semua sudah baik, kalau masih saja terjadi maka kami minta GM PLN jabatannya dicopot,” tegasnya.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK di tengah pengunjuk rasa langsung memberikan pernyataannya, menurutnya DPRD Kalsel sudah memanggil GM meminta penjelasan atas kejadian pemadaman listrik secara tiba-tiba di sebagian wilayah Kalsel, katanya ada kerusakan akibat tersambar petir.

“Jadi tanpa membuang waktu kejadian malam itu langsung kita telepon pihak pimpinan PLN, dan sudah kita panggil, saya bilang sebelum ada demo dari masyarakat, tolong beri penjelasan terhadap apa yang terjadi, dan mereka mengatakan akibat tersambar petir, kemudian saya tanya lagi apakah tidak ada penggantinya, mereka bilang sudah diganti jam 12 malam,” jelasnya.

Beberapa saat setelah itu, Manager Unit Pelayanan III Kantor PLN Banjarmasin, Basuki Rahman dalam wawancaranya kepada wartawan menerangkan akibat padamnya listrik hampir seluruh wilayah Kalsel adalah akibat sambaran petir terhadap saluran udara tegangan tinggi 150 KV.

“Sehingga terputusnya saluran energi listrik yang berdampak pemadaman di Kota Banjarmasin. Kedepannya kami terus berupaya memperbaiki sistemnya,” terangnya.

Saat ini ujarnya, PLN akan membangun saluran udara dari sisi utara, dari barikin ke Kayu Tangi yang nantinya energi listrik yang masuk ke Banjarmasin dapat did0rong dari utara. Ditambahkan Basuki sebenarnya PLN sudah sering melakukan inspeksi dan memperkuat sistem, baik pentanahan transmisi.

“Hal ini dilakukan agar bagaimana sambaran petir tidak berdampak pada putusnya saluran listrik,” ucapnya meyakinkan.(yon)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: