Maksimalkan Mobilitas Masyarakat, Aditya Ingin Pembangunan Jalan Dikebut

Salah Satu Pembangunan Jalan di Kecamatan Landasan Ulin tepatnya di Kelurahan Syamsuddin Noor. (Sumber Foto: Dinas PUPR Kota Banjarbaru/Koranbanjar.net)
Salah Satu Pembangunan Jalan di Kecamatan Landasan Ulin tepatnya di Kelurahan Syamsuddin Noor. (Sumber Foto: Dinas PUPR Kota Banjarbaru/Koranbanjar.net)

Volume kendaraan di Kota Banjarbaru saat ini mulai meningkat. Apalagi, saat ini status Ibu Kota Provinsi sudah berpindah. Wali Kota Banjarbaru inginkan pembangunan jalan dikebut.

BANJARBARU, koranbanjar.net Disampaikan Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, pembangunan akses jalan untuk memudahkan masyarakat. Dengan infrastruktur seperti jalan yang memadai, arus lalu lintas lebih mudah dan cepat.

“Pembangunan jalan sudah kita lakukan sejak 2021. Dengan alokasi anggaran 2022 ini dapat melengkapi apa yang sudah dilakukan di tahun sebelumnya,” ucapnya, Selasa (22/11/2022).

Tercatat, pembangunan jalan di tahun ini terbanyak di Kecamatan Landasan Ulin. Tersebar dari Kelurahan Guntung Manggis, Kelurahan Syamsudin Noor hingga Kelurahan Guntung Payung.

Pembangunan di Kelurahan Guntung Manggis ialah peningkatan lanjutan Jalan Pandarapan atau Tambak Garonggong.

Di Kelurahan Syamsudin Noor, pembangunan Jalan Kasturi Ujung atau Tambak Tarap, serta pelebaran Jalan Sempati.

Lalu, di Kelurahan Guntung Payung lanjutan pembangunan Jalan Tegal Arum dan Jalan Lokbana.

Serta lanjutan pembangunan Jalan Pondok Mangga yang menghubungkan antara Kelurahan Guntung Payung dan Kelurahan Loktabat Utara.

“Tercatat sedikitnya ada 6 jalan yang dibangun tahun ini. Semua pengerjaan itu, dikebut sejak pertengahan tahun tadi. Dengan menggunakan alokasi anggaran APBD 2022 mencapai Rp14 M,” sebutnya. (maf/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *