Banjar  

Longsor di Perumahan Seribu, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Musibah tanah longsor di Komplek Mustika Griya Permai Blok E, Perumahan Seribu, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Jumat (19/1/2024). (Foto: BPBD Kabupaten Banjar/Koranbanjar.net)
Musibah tanah longsor di Komplek Mustika Griya Permai Blok E, Perumahan Seribu, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Jumat (19/1/2024). (Foto: BPBD Kabupaten Banjar/Koranbanjar.net)

Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, diguncang oleh bencana alam tanah longsor yang terjadi di Komplek Mustika Griya Permai Blok E, Perumahan Seribu, Jumat (19/1/2024).

BANJAR, koranbanjar.net Kejadian ini berlokasi di RT 20 RW 04, tepat di samping Mesjid Nurul Huda. Tim Reaksi Cepat (TRC) Posko Batingsor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar langsung melaksanakan pengecekan di lokasi terjadinya longsor.

Hasil monitoring yang diperoleh dari pengecekan tersebut menunjukkan dimensi longsor yang mengkhawatirkan, kedalaman longsor mencapai 5.20 meter, lebar longsor mencapai 3.80 meter dan panjang longsor meluas hingga 16 meter.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Warsita, bencana ini berpotensi melebar dan berdampak serius terhadap bangunan dan jalan sekitarnya.

Lebih lanjut diterangkan Warsita, dimensi yang mencemaskan ini mengancam lebar bangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan lebar 3.20 meter, lebar jalan sekitar 6 meter dan lebar selokan mencapai 1 meter.

“Posko Batingsor BPBD Banjar saat ini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyusun langkah-langkah tanggap darurat. Masyarakat setempat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk evakuasi yang mungkin diberikan oleh petugas di lapangan,” tutur Warsita.

Bencana longsor ini menjadi peringatan serius terkait potensi risiko di daerah yang rentan. Pihak berwenang berkomitmen untuk memberikan bantuan dan koordinasi yang dibutuhkan untuk merespons situasi ini, sekaligus terus memantau perkembangan keadaan di lokasi bencana. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *